Istri Flexing Motor Mobil Mewah, Aiptu Mustahir Sulsel Disorot Dansat Brimob

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aiptu Mustahir dan sang istri saat berfoto di atas motor Harley-Davidson. SP/ SL
Aiptu Mustahir dan sang istri saat berfoto di atas motor Harley-Davidson. SP/ SL

i

SURABAYAPAGI.com, Sulawesi Selatan - Anggota Brimob Polda Sulsel, Aiptu Mustahir tengah heboh disorot lantaran sang istri flexing memamerkan mobil Jeep Rubicon hingga motor Harley-Davidson.

Koleksi mobil-mobil, yakni Hummer, Honda CR-V, Mitsubishi Pajero Sport, Toyota FJ40 Hardtop, Toyota Fortuner, hingga Toyota Hilux banyak terpakir di garasi rumahnya, tepatnya di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kini berdasarkan postingan di akun media sosial istrinya sudah dihapus karena takut di sidak dan disita. Diketahui, harta itu berupa tanah, bangunan hingga kendaraan mewah dengan kisaran miliaran rupiah. Mustahir juga merupakan seorang kontraktor dan pengusaha tambang, memiliki ekskavator.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, mengaku akan menyelidiki asal-usul kekayaan Mustahir. "Saya sudah minta Dansat Brimob untuk cek," kata Komang, dikutip Jumat (05/05/2023).

Komang menegaskan, bahwa berdasarkan instruksi Kapolri, polisi dilarang hidup mewah dan memperlihatkan gaya hedonis di media sosial. Dirinya membantah memiliki kekayaan fantastis. "Itu bukan barang kita, dan saya tak punya barang begitu, makanya saya heran juga ini. Kayak Harley, mana saya punya Harley , makanya saya bingung," kata Mustahir.

Dia membenarkan istrinya memposting foto dengan motor Harley dan mobil Hammer di sosial media. Tapi, foto itu diambil 2004 silam saat ada kegiatan offroad dan hanya numpang foto.

"Saat itu, istri saya masih wiraswasta jadi ikut foto-foto dan orang bangga, kan, jadi disimpanlah di rumah semua foto-foto itu. Jadi begitu ceritanya, jadi saya tidak punya barang-barang itu," katanya.

Mustahir juga membantah dirinya sebagai kontraktor dan pengusaha tambang. Meski, ia mengakui memiliki alat berat. "Bagaimana saya disebut penambang dan sementara saya tidak punya tambang," katanya.

"Untuk alat berat itu, memang atas nama istri saya pada tahun 2012 satu unit dan ditambah lagi cicilan sampai sekarang itu belum lunas, karena itu barang kredit. Jadi, untuk yang lain itu tidak ada," ujar dia. dsy/kmp

 

 

Berita Terbaru

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…