SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagian orang pasti mengira mengkonsumsi makanan pedas sangatlah berbahaya. Namun jangan salah, asal mengkonsumsinya tidak berlebih sesuai porsinya, makanan pedas mampu memberikan banyak kesehatan bagi tubuh.
Makanan pedas merupakan hidangan yang paling disukai banyak orang. Selain rasanya yang enak, sensasi pedas yang hadir di mulut justru membuat banyak orang semakin ketagihan.
Meski demikian, banyak asumsi yang menyebutkan bahwa makan pedas tidak baik untuk kesehatan tubuh. Ya, makanan pedas sering dikaitkan dengan penyakit yang berdampak pada sistem pencernaan seperti penyakit usus, maag, hingga naiknya asam lambung.
Makan makanan pedas ternyata bisa mengurangi angka kematian atau mortality rates. Hal itu terungkap lewat sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2015 oleh Universitas Harvard yang bekerja sama dengan China National Center for Disease Control and Prevention, dikutip Selasa (16/05/2023).
Makan makanan pedas enam atau tujuh hari seminggu atau sekali sehari, bisa menurunkan angka kematian sebesar 14 persen. Dikarenakan didalam makanan pedas tersebut terkandung vitamin A yang ada pada cabai ternyata bisa melindungi tubuh dari serangan penyakit. Data dari berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa rempah-rempah seperti jintan, kayu manis, kunyit, paprika hingga cabai bisa meningkatkan metabolisme tubuh.
Ini karena naiknya temperatur tubuh saat mengonsumsi capsaicin (senyawa yang tersimpan di dalam cabai) bisa meningkatkan metabolisme. Hal ini membuat makanan pedas dapat membantumu membakar lebih banyak kalori, sekaligus menghambat penyimpanan lemak.
Tak hanya itu, kandungan capsaicin yang ada di cabai ternyata memiliki peran yang besar bagi tubuh. Kandungan senyawa dalam cabai tersebut terbukti bisa memperlambat bahkan menghancurkan sel kanker.
Sebuah studi UCLA menemukan bahwa capsaicin mampu menghambat pertumbuhan sel kanker prostat pada hewan yang diteliti tanpa menghancurkan sel sehat di sekitarnya.
Terakhir, cabai ternyata diyakini bisa menjaga kondisi jantung tetap sehat. Menurut penelitian, para ilmuwan meyakini kandungan capsaicin dalam cabai bisa mengurangi peradangan kronis yang jadi penyebab penyakit kardiovaskular, serta bisa menurunkan risiko penyakit jantung. dsy/kmp
Editor : Desy Ayu