Diskop-UKM Jatim Adakan Workshop Pengembangan Kualitas dan Inovasi Produk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Workshop Pengembangan Kualitas dan Inovasi Produk bagi pelaku UMKM Jatim. Foto: Diskop-UKM Jatim.
Workshop Pengembangan Kualitas dan Inovasi Produk bagi pelaku UMKM Jatim. Foto: Diskop-UKM Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskop-UKM) Jawa Timur (Jatim) bersama Milenial Job Center (MJC) menggelar workshop dengan tema Pengembangan Kualitas dan Inovasi Produk di Surabaya selama dua hari pada tanggal 15-16 Mei 2023.

Workshop ini diikuti lebih kurang 60 peserta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berasal dari wilayah sekitar Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Kepala Bidang Pembiayaan Diskop-UKM Jatim, Arif Lukman Hakim mengatakan bahwa ada sebanyak 1.123.691 unit UMKM yang tersebar di 29 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Jumlah ini belum mencakup seluruh jumlah UMKM di Jawa Timur lainnya yang belum terdata.

Kendati demikian, lanjut Arif, dengan data sekian saja, jumlah UMKM tersebut sudah termasuk sektor usaha koperasi di dalamnya dan telah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jatim sebesar 57,81 persen.

“Bahkan jika kita lihat secara lebih makro lagi, dengan jumlah sekian, sektor usaha kecil dan menengah di Jawa Timur juga telah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di pulau Jawa, yakni sebanyak 24, 99 persen,” jelas Arif.

Arief menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan pemegang ranking kedua tertinggi setelah ibu kota DKI Jakarta.

Melihat kontribusi tersebut, ia menuturkan bahwa Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa berpesan secara khusus kepada Diskop-UKM Jatim untuk terus melakukan langkah-langkah demi mengembangkan potensi UMKM di Jawa Timur.

Diskop-UKM Jatim menerjemahkan keinginan Gubernur tersebut melalui lima strategi, mulai dari pengembangan di aspek kelembagaan, pembiayaan, SDM, Produksi, hingga pemasaran.

"Dalam pemasaran ini, Gubernur Jatim bahkan memberikan perhatian khusus dengan bantuan fasilitas pemasaran secara langsung bagi produk UMKM. Tidak hanya sebatas dipasarkan di wilayah Jatim sendiri, namun juga ke seluruh wilayah Indonesia. Seperti contohnya melalui program Misi Dagang yang diselenggarakan mulai dari Aceh hingga Papua pada setiap bulannya,” terangnya.

Dralam rangka mendukung peningkatan kualitas produk agar dapat dipasarkan secara nasional, ia menilai, perlu diadakan pelatihan-pelatihan yang diikuti pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk.

Tidak hanya sebatas rasa dan foto produk, namun perihal kemasan merupakan hal yang perlu dibenahi karena kemasan yang baik akan mendukung angka penjualan ikut naik.

“Kalau rasanya enak tetapi kemasannya tidak menarik, tentu konsumen juga jadi kurang tertarik. Oleh karena itu, workshop kali ini merupakan salah satu bantuan fasilitas untuk meningkatkan kualitas kemasan produk UMKM, termasuk dengan variasinya,” ujarnya.

Ia pun berharap, acara workshop tersebut dapat mengangkat kualitas UMKM di Jatim terutama dari segi kemasan yang dapat membantu menarik konsumen baru.

“Perlahan tapi pasti, kita sama-sama berharap dengan adanya forum ini bisa membuat kualitas produk UMKM dan kemasannya meningkat. Sehingga produk UMKM kita tidak hanya bersaing di Jawa Timur, namun juga di tingkat nasional, bahkan sampai internasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Analisis Kebijakan Ahli Muda Diskop-UKM Jatim, Ratnaningsih menyebut bahwa workshop kali ini merupakan workshop keempat dari rangkaian tiga workshop sebelumnya yang telah diselenggarakan oleh MJC Diskop-UKM Jatim sebagai fasilitas untuk pelaku UMKM di Jatim.

Guna meningkatkan kualitas UMKM terutama di perihal kemasan produk, sambungnya, acara ini diisi berbagai penyaji yang kompeten di bidangnya masing-masing, mulai dari Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, PT FunVita, ICSB, serta tiga orang dari tim MJC. 

“Dengan terselenggaranya workshop ini kami berharap tiga tujuan utama dari kegiatan ini dapat terwujud, yakni peningkatan kualitas UKM melalui desain kemasan, peningkatan daya saing produk dan penjualan, serta peningkatan skill dan talenta mengenai desain produk untuk pelaku usaha,” ujar Ratna. sb

Berita Terbaru

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Paguyuban Pedagang Pasar se-kota Madiun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk tidak bertindak diluar objek dan subjek…

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Derasnya arus informasi di era digital membuat profesi wartawan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di tengah kondisi ter…

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Komando Distrik Militer (Kodim) 0816/Sidoarjo menggelar kegiatan silaturahmi yang mempertemukan jajaran pimpinan militer tingkat t…

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto mengingatkan jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan…

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…