Kasus Viralnya Video 47 Detik, Rebecca Klopper Dipolisikan ALMI dan Pekat IB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Potongan foto video syur 47 diduga Rebecca Klopper. SP/ JKT
Potongan foto video syur 47 diduga Rebecca Klopper. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Beredarnya video syur 47 detik yang diduga mirip Rebecca Klopper kini semakin ramai diperbincangkan dan berujung ke pengaduan kepolisian oleh Aliansi Lawyer Muslim Indonesia (ALMI) dan DPP Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) karena dianggap berpotensi merusak moral bangsa.

Diketahui, ALMI melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Mabes Polri sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara, Muslim selaku anggota ALMI mengungkap aduannya sudah diterima dengan baik oleh pihak kepolisian.

"Kami sudah konsultasi di siber, sudah ada surat tanda terima aduan kami langsung ke Kabareskrim," ujarnya, Rabu (24/05/2023).

Saat ini, dia diminta untuk mengumpulkan bukti-bukti demi memperkuat laporannya. Ke depannya, ia akan memperkuat laporannya tersebut.

"Hari ini masih dalam bentuk aduan, karena kami akan mempersiapkan laporan kami, bukti-buktinya, untuk memperkuat tentang dugaan tindak pidana pornografi ini," tutur Muslim.

Pihaknya melaporkan dua orang sekaligus, diantaranya berinisial RK dan akun Twitter penyebar video syur diduga mirip Rebecca itu. Di mana keduanya akan dikenakan UU ITE tentang pornografi. 

"Dugaan terlapornya itu (yang diadukan) inisial RK dan akun yang menyebarkan video itu. Cuma kami belum bisa membuka secara lebar kepada publik," kata Muslim lagi.

"Karena ini adalah tugas kepolisian untuk mendalami terkait video yang lagi beredar ini. (Pasal yang dimuat dalam aduan ini) Undang Undang nomer 44 tahun 2008 tentang pornografi juncto UU ITE," lanjutnya. 

Menurutnya, viralnya video syur diduga mirip Rebecca itu dinilai Muslim bisa memberikan pengaruh buruk. Dia menilai hal ini akan mempengaruhi moral anak Indonesia. 

"Kami menganggap bahwa tindakan ini adalah tindakan yang tidak pantas dipertontonkan oleh publik figur, sangat merusak moralitas anak bangsa," tandasnya.

Rebecca dan Penyebar Video Syur Terancam Pasal Pornografi dan ITE

Menurut Muslim selaku anggota ALMI, asosiasi yang mengadukan kasus dugaan pornografi ke polisi ini adalah para pengacara muslim yang tergabung ke dalam lembaga. Usai memberikan laporan, dia berharap agar kasus ini segera diproses oleh pihak polisi.

Sedangkan pasal yang dimuat dalam aduan adalah Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi juncto UU ITE.

"Kasus ini akan menjadi atensi publik," tegasnya.

"Kenapa, karena bagi kami, sesuai dengan amanat Undang-Undang Pornografi, itu memang sangat merusak generasi bangsa," sambungnya.

Dia pun menegaskan, "Jangankan memproduksi, menyebar aja, menonton aja bisa kena tindak pidana. Kan begitu," tukasnya.

Rebbeca Terciduk Menyelinap ke Kediaman Fadly Faisal

Usai ramai dihujat netizen, Rebecca Klopper terlihat datang menyelinap ke kediaman kekasihnya Fadly Faisal. Bahkan usai beredarnya kabar tersebut, kini beredar video detik-detik Rebecca datang menyelinap ke rumah Fadly hingga dikejar awak media. 

Terlihat wanita memakai baju putih yang diduga Rebecca lari masuk ke dalam rumah hingga dibantu oleh seorang wanita yang diduga ART Fadly. 

Terlihat dalam video tersebut Rebecca keluar dari mobil langsung lari masuk ke rumah Fadly Faisal lewat pintu garasi rumah. Dan tak lama banyak juga teman-teman Fadly lainnya yang datang ke rumah dan langsung masuk melewati pintu yang sama. dsy/dc/mt/snd

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…