Transaksi UMKM Jatim Melalui "E-Purchasing" Capai Rp1,12 T

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara peresmian penambahan "marketplace" dan metode pembayaran (virtual account) di wilayah provinsi setempat. Foto: Diskominfo Jatim.
Acara peresmian penambahan "marketplace" dan metode pembayaran (virtual account) di wilayah provinsi setempat. Foto: Diskominfo Jatim.

i

SURABAYA.COM, Surabaya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mengungkapkan bahwa transaksi produk-produk usaha mikro, kecil menengah (UMKM) melalui katalog elektronik (e-purchasing) di Jatim hingga 31 Maret 2023 tercatat mencapai Rp1,12 triliun.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan secara rinci, jumlah produk yang tayang sebanyak 62.682. Selain itu, jumlah produk lokal yang telah bersertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebanyak 6.719. 

"Pemerintah Provinsi Jatim telah menjadi pengelola katalog dengan etalase terbanyak secara nasional dan mendapatkan penghargaan dari LKPP-RI," kata Khofifah, Senin (29/5/2023).

Khofifah mengatakan bahwa Pemprov Jatim telah merumuskan beberapa kebijakan untuk mendongkrak transaksi melalui e-purchasing tersebut.

Mulai dari memperbesar batasan transaksi dari Rp50 juta menjadi 200 juta, batasan metode pembayaran untuk transaksi ganti uang sampai Rp200 juta, menambah jumlah produk hingga 14 komoditas hingga meringkas surat pertangungjawaban pengadaan melalui toko daring dengan mengunduh dokumen-dokumen pengadaan.

Tak hanya itu, sistem pembayaran e-purchasing kini telah dimudahkan dengan pemanfaatan "virtual account" dan "ID Billing” sehingga selaras dengan amanat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 58 Tahun 2022.

"Dengan begitu, para pelaku UMKM semakin mudah dan cepat dalam menerima pembayaran. Selain itu, keabsahan transaksi sudah dibubuhkan tanda tangan elektronik dan e-materai, serta telah disiapkan fitur besaran TTKDN dan bobot masa perusahaan," ujarnya.

Dengan kemudahan-kemudahan ini, Khofifah berharap terjadi peningkatan serapan dari produk-produk UMKM, serta tetap menjaga kualitas dan kontinuitas dari seluruh produk yang memungkinkan bisa diperluas pasarnya.

Menurutnya, produk-produk UMKM biasanya menemui masalah pada kualitas, kuantitas dan keberlanjutan. Persoalan tersebut di antaranya telah diantisipasi melalui rumah atau pondok kurasi yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jatim.

"Dari rumah kurasi inilah dimungkinkan proses mengkurasi produk-produk UMKM untuk bisa diakses oleh seluruh pengadaan barang dan jasa di seluruh pemerintah kabupaten/kota, termasuk di Pemerintah Provinsi Jatim," terangnya.

Mengenai permasalahan kualitas dan kuantitas, Mantan Menteri Sosial RI ini mendorong disiapkan komunal branding. Salah satunya komunal branding untuk komoditas kopi saat ini telah memiliki kualitas ekspor ke pasar di luar ASEAN.

"Mohon para Bupati dan Wali Kota jangan pernah berhenti untuk terus bisa menyinkronkan produk-produk yang memiliki keserupaan supaya aspek kuantitas produk-produk UMKM bisa dicarikan solusinya melalui komunal branding," tuturnya. sb

Berita Terbaru

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka untuk mendukung program prioritas melalui perubahan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026, Pemerintah…

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menggulirkan kasus kekerdilan anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menggencarkan Program Aksi Cegah Stunting (ACS)…

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya strategis dalam menekan penyebaran kasus HIV/AIDS, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus menggencarkan…

Pemkab Situbondo Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis bagi 2.000 Orang

Pemkab Situbondo Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis bagi 2.000 Orang

Rabu, 22 Jul 2026 11:02 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari ikhtiar pemerintah daerah (pemda) setempat dalam pelayanan kesehatan mata untuk mengurangi angka penderita…

Musim Kemarau, Damkar Magetan Himbau Waspadai Potensi Kebakaran Karhutla

Musim Kemarau, Damkar Magetan Himbau Waspadai Potensi Kebakaran Karhutla

Rabu, 22 Jul 2026 10:56 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Seiring memasuki puncak musim kemarau tahun 2026 yang diprediksi lebih panas dan kering, Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten…

Dipanggil Bapenda Soal Pajak, Manajemen AG Ny Suharti Klaim Tak Ada Masalah

Dipanggil Bapenda Soal Pajak, Manajemen AG Ny Suharti Klaim Tak Ada Masalah

Rabu, 22 Jul 2026 10:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:54 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Proses pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) terhadap Rumah Makan AG. Ny. Suharti yang dilakukan Badan P…