Ketua TP PKK Jatim Dukung Pelatihan Pembuatan Produk Home Dekor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan pelatihan dan pembuatan produk home dekor dan manajerial IT/entrepreneur pengembangan KUKM di Bojonegoro.
Kegiatan pelatihan dan pembuatan produk home dekor dan manajerial IT/entrepreneur pengembangan KUKM di Bojonegoro.

i

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro - Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Timur (Jatim), Arumi Bachsin Dardak mendukung kegiatan pelatihan dan pembuatan produk home dekor dengan teknik sulam smock dan manajerial IT/entrepreneur pengembangan Koperasi dan Usaha Kecil Menegah (KUKM) bagi kader PKK.

Arumi mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga PKK (UP2K) yang merupakan program kerja dari Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (GELARI PELANGI).

Program tersebut merupakan salah satu program unggulan dari Pokja II Tim Penggerak PKK sebagaimana tertuang dalam Rencana Induk Gerakan PKK tahun 2021-2024, khususnya pada bidang pendidikan dan peningkatan ekonomi keluarga.

Ia menyebut bahwa pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan serta mewujudkan keluarga yang sejahtera di bidang ekonomi.

“Gerakan ini merupakan kegiatan terpadu Tim Penggerak PKK dari Tingkat Pusat sampai Desa atau Kelurahan yang sinergis dengan program Pemerintah Daerah serta pihak terkait lainnya,” kata Arumi saat membuka acara pelatihan di Hotel Dewarna Bojonegoro, Senin (5/6/2023).

Menurutnya, pengurus dan Kader PKK harus berperan dalam meningkatkan perekonomian keluarga, di antaranya UP2K melalui Kelompok Khusus UP2K PKK (Poksus UP2K PKK) yang telah terbentuk di Desa/Kelurahan.

Melalui program UP2K-PKK, Arumi berharap para kader PKK di Desa/Kelurahan dapat menumbuhkan dan mengembangkan usaha ekonomi produktif sesuai dengan potensi daerah setempat sebagai wirausaha dalam pembuatan produk makanan-minuman, kerajinan, sandang, dan lain-lain sesuai kompetensi dan ketrampilan para Kader PKK di Desa/Kelurahan.

“Ilmu dan pemahaman ini mampu menambah pendapatan keluarga dan mendukung pemberdayaan ekonomi di Desa/Kelurahan,” ucapnya.

Selain meningkatkan pengetahuan kader PKK, ia menilai, pelatihan produk juga memperkenalkan peserta dengan teknologi informasi melalui platform digital dalam pengembangan jaringan pemasangan produk.

Istri dari Wakil Gubernur Jatim ini menyampaikan bahwa peserta pelatihan harus mampu menjaga kualitas produknya, menciptakan kreatifitas, misalnya bentuk dan diversifikasi produknya serta desain kemasan untuk pengembangan usaha melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter dan Tik-Tok.

“Digitalisasi menuntut para pelaku UMKM dapat menentukan segmen pemasaran dengan tepat dan terpercaya,” ujarnya.

Usai mengikuti kegiatan membuat produk home dekor dengan teknik sulam smock di Desa/Kelurahan setempat, Arumi meminta kepada 60 orang peserta pelatihan dari Kabupaten/Kota membuat Kelompok Usaha Bersama (KUB) home dekor sulam smock dengan managerial / IT Entrepreneur dengan penanggungjawab dari pokja II dan TP PKK Kabupaten/Kota.

“Tumbuhnya wirausaha baru di Desa/Kelurahan, dapat mewujudkan kemandirian usaha, memperluas kesempatan kerja dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan serta dapat memenuhi kebutuhan pasar dan masyarakat,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, ke depan juga akan berimplikasi pada peningkatan jumlah lapangan kerja dan penurunan jumlah pengangguran yang berpihak pada perempuan, serta mendukung tumbuhnya perekonomian di Desa/Kelurahan.

Menindaklanjuti kegiatan pelatihan ini, Arumi berharap TP PKK Kabupaten/Kota segera melakukan koordinasi dengan OPD terkait di Kabupaten/Kota. Ia mencontohkan Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa untuk berkoordinasi melakukan perencanaan program berupa fasilitasi pembinaan seperti promosi, pemasaran, pameran serta permodalan.

“Juga peran Kepala Desa/Lurah sangat diperlukan untuk mendukung pengembangan usaha mikro kecil di Desa / Kelurahan yang tergabung pada Poksus UP2K PKK bidang perencanaan program yang dialokasikan melalui APBDes / APBD Kelurahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, kontribusi KUKM di Jatim sejauh ini sebesar 58,36 persen. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 0,5 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Bahkan 57 persen KUKM didominasi perempuan dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 93,6 persen,” pungkasnya. bjg

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…