Diduga Idap ODGJ, Seorang Wanita Tewas Dalam Sumur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga dusun Ngemplak Desa Beglenan Kec. Srengat Kabupaten Blitar Sabtu (10/6) pukul 16.40 dikejutkan adanya sosok dalam sumur berkedalaman sekitar 12 meter. Sosok yang diduga boneka itu, awal mula diketahui Suwardi (54) saat hendak mengisi bak kamar mandi yang kosong melalui pipa paralon yang menghubungkan air sumur, karena pipa air macet, Suwardi berusaha perbaiki pipa saluran air, sesampai di sumur lelaki asal Mojokerto ini mencium bau busuk yang menyengat, setelah melihat ke dalam sumur Suwardi melihat sosok yang diduga boneka.

Kejadian itu dibenarkan Kapolsek Srengat Kompol Wahono melalui Kasi Humas Polres Blitar AKP Ahmad Roichan, menurut AKP Roichan, pak Suwardi melihat sosok yang diduga boneka itu cerita ke Sumeh (55) saudaranya.

"Karena curiga ada sosok yang diduga boneka disertai bau yang tidak sedap dari dalam sumur, Pak Sumèh melapor ke perangkat desa Baglenan dan diteruskan ke Polsek Srengat," kata AKP Roichan pada wartawan pada Minggu (12/6) seizin Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono SH S.IK M.Si.

Langsung pihak Polsek Srengat menghubungi Damkar Pemkab Blitar guna evakuasi sosok yang di dalam Sumur, setelah Mobil Damkar datang di TKP lakukan Evakuasi, dan ternyata benar yang diduga boneka tersebut adalah sosok wanita bernama Tatik (34) warga desa Baglenan, untuk keberadaan sumur tepat berada di belakang rumah korban.

"Sekitar satu jam Team Damkar lakukan evakuasi ternyata benar sosok wanita itu bernama Tatik, oleh warga dan keluarganya, korban adalah ODGJ, korban yang kenakan celana 3/4 itu langsung dibawa ke RSUD Srengat guna visum, karena pihak keluarga tidak mengijinkan untuk di visum, hanya dilakukan visum luar, korban langsung diserahkan kepada keluarganya disertai surat pernyataan yang disaksikkan perangkat Desa Beglenan, selanjutnya untuk dimakamkan," jelas AKP Ahmad Roichan. Les

Berita Terbaru

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Pengamat Ekonomi dan Perbankan Ibrahim Assuaibi menyoroti penetapan tiga tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus dugaan k…

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …