Mahasiswa di Malang Tewas Dikeroyok di Belakang Kampus UMM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu kafe yang ikut dirusak setelah mengetahui seorang mahasiswa Universitas Tribhuwana Tungga Dewi, Krisnael Murri meninggal dunia usai dikeroyok di belakang Kampus UMM Malang, Minggu (25/6/2023) dinihari kemarin.
Salah satu kafe yang ikut dirusak setelah mengetahui seorang mahasiswa Universitas Tribhuwana Tungga Dewi, Krisnael Murri meninggal dunia usai dikeroyok di belakang Kampus UMM Malang, Minggu (25/6/2023) dinihari kemarin.

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Krisnael Murri (24) warga Kabupaten Sumbar Barat Daya ditemukan tewas di belakang Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mahasiswa Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (Unitri) itu ditemukan dalam keadaan tengkurap dan bersimbah darah, Minggu (25/6/2023) dini hari.

Kematian korban diduga jadi pemicu pecahnya tawuran di sebuah kafe. Kafe itu tak jauh dari lokasi penemuan jasad korban.

Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menjelaskan kronologi pengeroyokan berujung tawuran pecah. Berdasarkan hasil investigasi, awal korban mendapatkan undangan perayaan kelulusan temannya di salah satu kafe.

"Informasi sementara yang kami dapat awalnya korban datang ke perayaan itu pada Sabtu (24/6/2023) sekitar pukul 21.00 WIB. Kemudian korban sempat pamit pulang," ujarnya, Minggu (25/6/2023).

Ketika korban pamit pulang, sejumlah orang yang ada di pesta meneriaki korban. Orang-orang itu diduga kenal dengan korban. Tidak diketahui apa motif korban diteriaki. Setelah itu korban dikejar dan dipukuli oleh beberapa orang.

"Saat korban pamit, sejumlah temannya meneriaki korban dan berakhir pada pengejaran. Saat berada di Tempat Kejadian Perkara (Jalan Karyawiguna, belakang UMM) itu korban dipukuli," sambungnya.

 

Rusak Kafe

Kabar korban meninggal itu lalu terdengar ke telinga teman-temannya. Diduga tidak terima, teman-teman korban lalu mendatangi kafe itu hingga akhirnya terjadi keributan. Tak berhenti di situ, teman-teman korban lalu melakukan sweeping ke sejumlah kos-kosan di dua tempat yang berbeda. Mereka diduga mencari orang-orang yang mengeroyok korban.

"Terkait dengan kerusakan kafe dan informasi lebih lanjut sedang kami dalami. Kami juga tengah memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui lebih detailnya," terang Taufik.

Sementara itu, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, terjadi tawuran dalam beberapa gelombang pada pukul 01.00 wib. Satu jam kemudian, tawuran kembali terjadi hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Hingga Minggu (25/6/2023) kemarin, masih belum diketahui penyebab tawuran yang mengakibatkan satu mahasiswa meninggal dunia.

“Saya lihat jenazahnya ada di tembok itu kira-kira sampai jam 03.00 WIB dini hari. Soalnya memang dibiarkan di situ dulu, karena temannya gak terima. Mereka nyari-nyari pelakunya, nah pelakunya itu juga udah hilang gak tau kemana,” kata warga pada awak media.

Jenazah baru bisa dibawa ke RSSA Malang setelah menuai kesepakatan dari massa teman korban. Namun, gelombang massa tawuran kembali datang sekira pukul 03.30 WIB dari arah Jembatan Tunggul Mas.

Keributan kembali terjadi hingga masuk ke kawasan kafe. Aksi sejumlah kelompok pemuda menghancurkan kaca kaca hingga seisi kafe porak-poranda. Satu unit motor Yamaha All New R15 terbakar, dan 1 unit motor Scoopy dan mobil Honda Jazz yang tidak terlibat apapun dalam kejadian tersebut turut menjadi sasaran amuk massa.

“Yang merusak ini ya yang gerombolan massa yang datang terakhir pukul 03.30 WIB. Waktu saya balik ke sini, ternyata sudah hancur semua. Padahal, kafe itu sudah tutup lama dan pemiliknya masih di Madiun,” terangnya.

Menurut saksi mata warga yang lain, korban meninggal dunia mulanya sempat dihajar beramai-ramai. Sampai korban berniat minta tolong ke warga sekitar.

“Tapi warga sekitar gak ada yang berani menolong karena juga diancam. Waktu itu jumlah warga juga sedikit,” kata warga. mal/ham/rmc

Berita Terbaru

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

PONOROGO, Surabaya Pagi– Mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024, Sunarto, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Kamis (…

HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

Kamis, 06 Agu 2026 13:06 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar acara inti Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 bertajuk Pisowanan Agung pada Rabu 5 Agustus 2026…

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu penurunan harga sejumlah komoditas hortikultura, terutama bawang merah, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat Kota…

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau panjang, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, tengah fokus membangun sumur bor…

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti program pemerintah pusat terkait Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Hal itu karena masih terkendala ketersediaan…

Musda Demokrat Jatim Belum Jelas, Pengamat: Belum Ada Jaminan Pengurus Saat Ini Aman dari Evaluasi DPP

Musda Demokrat Jatim Belum Jelas, Pengamat: Belum Ada Jaminan Pengurus Saat Ini Aman dari Evaluasi DPP

Kamis, 06 Agu 2026 12:42 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur mulai menjadi sorotan. Meski jadwal pelaksanaan Musda…