Viral, Ibu-Ibu Pamer Gaji Suami Rp50 Juta, Tapi Gorden Seharga Puluhan Ribu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi viral ibu-ibu yang memamerkan gaji puluhan juta suaminya di media sosial. SP/ SBY
Aksi viral ibu-ibu yang memamerkan gaji puluhan juta suaminya di media sosial. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, aksi pamer kekayaan di media sosial yang sudah menjadi hal yang wajar saat di depan kamera. Salah satunya aksi viral 6 ibu-ibu yang memamerkan gaji suaminya yang berjumlah puluhan juta melalui akun TikTok @suci_dermawan.

Ibu-ibu tersebut secara bergantian berjalan bak model dari balik gorden menyebutkan gaji suaminya. "Spil gaji suami masing masing check!" tulis keterangan dalam video tersebut, dikutip Senin (03/07/2023).

Dalam video tersebut diawali dengan seorang wanita memakai dress warna merah dan menyebutkan gaji suaminya Rp 38 juta. Kemudian disusul oleh wanita memakai dress berwarna hitam menyebutkan gaji sang suami Rp 50 juta.

Lalu ada ibu-ibu berbadan gemuk mengenakan dress berwarna biru mengungkapkan gaji suaminya Rp 30 juta. Disusul oleh ibu memakai kaftan warna kuning, sambil berpose menyebut gaji suaminya Rp 45 juta.

Sambil tersenyum dan melipat tangan, wanita yang mengenakan kaftan berwarna sage mengaku gaji sang suami Rp 43 juta. Dan yang terakhir, wanita mengenakan dress warna biru dongker menyebut gaji suami Rp 35 juta.

Unggahan ibu-ibu tentang spill gaji suami ini sudah ditonton lebih dari 2,5 juta kali. 

Disorot Netizen di Medsos, Gorden dan Lantai Rumah Terlihat Murah

Aksi ibu-ibu tersebut bukannya mendapatkan pujian dan terhibur, namun para netizen di medsos justru menyoroti rumah ibu-ibu tersebut. Terutama pada bagian gorden dan lantai rumah.

Pasalnya, mengaku gaji suaminya puluhan juta namun gorden dan lantai rumah ibu-ibu tersebut tampak biasa dan murah.
"lha kordenya aja dibawah 50k," tulis @mariasuhartati.

"minimal lantai nya granit lah wkwkwk," tulis @yuni.bilal.

"gaji suamiku dikit...tapi lantai rumah n gorden rumahku lebih mahal dr gajinya sih," tulis @Fitrie april.

Dokter Ngabila Salama kini jadi sorotan dan banjir kritikan. Dirinya yang menjabat sebagai Dinkes DKI jadi sorotan setelah menuai kritik pedas. Sosok Dokter Ngabila Salama, jadi sorotan setelah pamer gaji Rp 34 Juta per bulan.

Klarifikasi Meminta Maaf Usai Pamer Gaji Suami

Berawal dari kasus Dokter Ngabila ketika dirinya membuat cuitan berisi info mengenai pendapatan atau take home pay (THP) sebesar Rp 34 juta per bulan. Tak hanya itu, Dokter Ngabila juga mengaku sebagai teman dekat Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Saya teman Menkes tiap saat bisa saya kritik kapan saja. Saya bukan bawahnnya. ASN mah kalau mau jilat itu jilat atasannya langsung promosiin. Saya eselon 4 di DKI, THP sudah Rp 34 juta sebulan ngapain capek-capek jadi eselon 2 Kementerian (Kesehatan). Kalau gak kenal saya, jangan nakal,” tulis melalui akun Twitter @Ngabila.

Cuitan Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta ini kemudian menuai respons dari rekan sesama dokter dan sejumlah warganet. Tak sedikit yang menganggap sikap Ngabila tidak peka dengan penghasilan banyak dokter yang bertugas di daerah.

"Kyk begini kok jd dokter, anda tidak malu dok ngmg begitu. Makanya klo ngetik tuh otaknya dipake. Ups lupa klo anda ga punya otak. Hahhahhhaa," tulis @anakbaru51

"Hati2 bu dlm bermedsos apalgi d Twitter..pengorbanan dedikasi dan penghargaan yg anda dapat akan lenyap seketika bak di telan bumi karena kesombongan dan kuliti hbis jejak digital anda, apalgi yg ktanya teman Menkes, bkn jmn orba ni bwa2 bekingan trs org jd takut, mlh sebaliknya," tulis @OrteghaJoe.

Sadar bahwa cuitannya berujung kontroversi, kini Ngabila menghapus cuitan tersebut. Dia juga meminta maaf karena akhirnya Dinkes DKI tempat ia bekerja ikut terbawa opini pribadinya di lini masa.

"Bismillah mhn maaf bagi sejawat dan saudara yg krg berkenan dgn postingan saya ini. Semoga kesejahteraan nakes trs diupayakan krn itu yg utama dlm perjuangan & 6 pilar kes. Sdh sy teruskan kpd stakeholder smg kita bs sama2 mengawal barakallah, salam sehat, sukses selalu semua," cuitnya

“Saya juga meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang dirugikan juga instansi saya atas perbuatan yang tidak bijak tersebt. Semoga Allah selalu memberi kemudahan, rizki, kesuksesan untuk semua saudara saya yang membaca. Nikmat sehat yang tak terhingga dan kebahagiaan brsm keluarga. Aamiin YRA,” imbuh Ngabila. dsy

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…