Menkop UKM Dorong Pedagang Pasar Tradisional Berjualan Online

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menkop UKM, Teten Masduki (tengah depan) berfoto bersama pedagang di Pasar Sememi, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (9/7/2023). Foto: Kemenkop UKM.
Menkop UKM, Teten Masduki (tengah depan) berfoto bersama pedagang di Pasar Sememi, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (9/7/2023). Foto: Kemenkop UKM.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mengupayakan revitalisasi pasar rakyat atau tradisional yang terhubung dengan digitalisasi. Hal tersebut sebagai upaya mencapai target 30 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) onboarding secara digital.

"Kami menargetkan transformasi digital sebanyak 30 juta pelaku UMKM hingga tahun 2024," kata Teten saat berdialog dengan puluhan pedagang pasar tradisional sekaligus acara Kopi Darat Raodshow Klinik UMKM di Pasar Sememi, Surabaya, Minggu (9/7/2023).

Teten mengungkapkan bahwa hingga Maret 2023, UMKM onboarding digital baru mencapai 22 juta. Maka dari itu, KemenKopUKM aktif mendorong pedagang pasar tradisional untuk berjualan secara online.

”Pemerintah ingin pasar tradisional tak hanya bertahan di era teknologi, tetapi juga melakukan transformasi. Bagaimana solusinya agar digitalisasi diadaptasi pedagang untuk bisa berjualan online,” ujarnya.

Sebagai pilot project (proyek percobaan), lanjutnya, pihaknya meminta Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur membenahi sistem agar ke depan para pedagang pasar tradisional di wilayah tersebut seluruhnya mampu berjualan secara daring.

Menurutnya, berjualan secara online adalah salah satu solusi agar UMKM bertahan di tengah gempuran pasar modern yang menyediakan tempat belanja lebih nyaman dan bersih.

"Karena kita tahu, pasar tradisional kalah bersaing dengan pasar modern. Baik itu pasar yang besar maupun retail yang masuk ke kampung dan perumahan," ungkapnya.

Ia menyebut bahwa pemerintah, tak ingin pasar tradisional dan warung tradisional bertahan saja di tengah pasar ritel modern yang identik dengan pasar yang bersih dan nyaman serta terus bermunculan, tetapi juga mampu bersaing sekaligus bertransformasi dari stigma pasar tradisional yang kumuh dan becek menjadi lebih modern dan profesional.

Teten mengungkapkan, hingga Minggu (9/7/2023) baru mencapai 21 juta pelaku UMKM yang terhubung digitalisasi, 18 ribu di antaranya adalah pedagang pasar tradisional.

Menurutnya, jika revitalisasi pasar tradisional ditata mulai sekarang, maka target transformasi digital sebanyak 30 juta pelaku UMKM di tahun 2024 optimistis akan tercapai.

"Saya lihat ini ada 18 ribu pasar tradisional, kita punya target 30 juta UMKM Go-Online. Hari ini baru 21 juta sehingga kalau kita sekarang menggarap pedagang di pasar Go-Online optimis target 30 juta tercapai," terangnya.

Oleh sebab itu, ia pun mendorong adanya revitalisasi pasar tradisional. Revitalisasi tersebut meliputi penataan agar pemasok seperti petani buah, sayur mayur, maupun peternak dan lain sebagainya lebih mudah menyediakan bahan-bahan kebutuhan pokok atau sembako di pasar tradisional.

Selain itu, juga dengan mengajak pedagang pasar tradional memanfaatkan marketplace atau pasar online sehingga aktivitas jual beli dapat dilayani secara daring.

Ia juga menilai, pandemi COVID-19 membuat perilaku konsumen juga berubah. Hal ini menjadi peluang yang sangat baik bagi para pedagang pasar untuk berjualan secara online. 

"Para pedagang pasar disiapkan untuk bagaimana berjualan secara online. Kita punya inspirasi dari pengalaman pedagang jualan di online. Ini bisa dibuat model penguatan pasar tradisional, pasar rakyat ini supaya mereka bisa kompetitif dengan pasar retail modern," tuturnya.

Teten berharap (Pemprov) dan Pemerintah Kota/Kabupaten (Pemkot) ikut ambil bagian membantu pedagang tradisional. Jika program ini terlaksana, sambungnya, maka akan menciptakan kekuatan ekonomi yang besar.

Di samping itu juga menghidupkan pemasok barang kebutuhan pasar. Bukan hanya industri, namun juga barang dari petani, peternak dan nelayan secara langsung.

"Sepertinya gak sulit kita benahi, saya ajak pemkot dan pemprov bikin piloting di Surabaya. Mereka (pedagang) hanya perlu edukasi bagaimana jual online dan offline. Harus diedukasi antara dipajang di foto harus sama dengan yang dikirim. Pedagang perlu tahu cara packing. Keunggulannya, mereka bisa jual dua sekaligus, bisa jual di pasar dan online," paparnya.

"Ini kan perlu diedukasi bagaimana pedagang di pasar melakukan perdagangan, wrapping lalu buat harga. Menurut saya, dibandingkan pasar modern, ini jauh lebih kompetitif. Para pedagang di pasar tradisional tidak perlu menyewa tempat untuk berjualan yang mahal. Jualan tetap di pasar tapi juga melayani daring. Tinggal dirapikan sistemnya," imbuhnya.

Tak hanya aktif mendorong pedagang pasar untuk go online, Teten juga mengajak Pemerintah Daerah untuk mendukung revitalisasi pasar termasuk soal kemudahan pembiayaan, guna menambah permodalan dalam mengembangkan usaha pedagang pasar.

"Kami akan bahas bersama stakeholder terkait tentang dua skema pembiayaan, ada perbankan, koperasi dan Pemda. Kami berharap, model seperti ini yang akan dipiloting agar kendala pembiayaan bisa teratasi," jelasnya.

Selanjutnya, KemenKopUKM juga akan membantu membenahi manajemen koperasi pasar, supaya pedagang mendapat suplai yang baik dari koperasi seperti yang telah dilakukan di toko ritel modern. 

Melalui koperasi pasar, pedagang pasar bisa membeli stok kebutuhan dagang dengan belanja secara kolektif ke koperasi, sehingga bisa mendapat harga barang yang lebih kompetitif. Dalam hal ini koperasi pasar hadir sebagai semacam distribution center.

"Koperasi ada untuk memperbaiki supply chain kebutuhan para pedagang. Sementara promosi dan jasa kirimnya bisa dilakukan melalui aplikasi online. Sehingga tercipta satu ekosistem yang baik dalam arus ekonomi di pasar. Ini yang kami terus upayakan," pungkasnya. sb

Berita Terbaru

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan tempat di final putra Campus League 2026 Futsal R…

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air L…

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI com. Blitar - Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan…

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, prestasi olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia. P…