Atasi Anak Putus Sekolah, Reni Astuti Minta Pemkot Surabaya Berkoordinasi dengan Pemprov

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pendidikan merupakan hak dasar warga negara yang dijamin oleh Negara. Bahkan di Surabaya dalam Perda No 16 tahun 2012 tentang penyelenggaran pendidikan di Surabaya yang wajib belajar 12 tahun. Namun masih banyak Surabaya yang putus Sekolah khususnya di jenjang SMA/SMK.

Meski tingkat SMA dan SMK dikelola Pemprov Jatim, namun Pemkot  Surabaya masih punya tanggung jawab terhadap warga Surabaya. Maka dari itu,  Wakil Ketua DPRD  ( Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti mendorong Pemkot untuk segera berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur agar bisa memastikan anak-anak di Surabaya mendapat pendidikan berkualitas.

"Kami meminta kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk berkoordinasi dengan Pemprov untuk mencari solusi agar tidak ada lagi anak Surabaya yang putus sekolah dan amanah Perda No 16 tahun 2012 tentang penyelenggaran pendidikan di Surabaya yang wajib belajar 12 tahun terealisasikan," ungkap Reni Astuti.

Reni mengatakan dirinya tidak mau mendengar berita tentang Pemkot  membantu siswa yang ijazahnya ditahan, siswa yang tidak bisa ikut ujian, atau tidak bisa ambil rapor. Itu semua, dikatakan Reni, merupakan hilir. Pemkot harus bisa mengatasi masalah di hulunya.

“Harus ada sistem untuk memperbaiki hulu. Kalau di Surabaya ada kategori pra miskin, miskin, dan miskin ekstrem. Sebenarnya lewat kategori itu, Pemkot sudah bisa memantau warga miskin yang anaknya masuk SMP atau SMA. Untuk hal ini, pejabat daerah atau kelurahan harus proaktif melihat warganya. Didata siapa yang kesulitan, lalu dikoordinasikan dengan Pemkot,” tutur Reni.

Karena, menurut Reni adanya anak putus sekolah itu juga bisa menjadi ancaman bagi masa depan keluarga. Jika anak tidak punya aktivitas pendidikan, maka akan rentan hal-hal negatif. Seperti narkoba, kriminalitas, dan lainnya. Terlebih, mereka berasal dari keluarga miskin yang tak mampu memberikan fasilitas untuk menyalurkan hobi serta menumbuhkan potensi diri. Maka, kehidupan mereka tidak akan berkualitas.

“Lagipula, pendidikan adalah salah satu kebutuhan dasar yang dijamin negara. Maka, Pemkot sebagai lembaga yang berwenang, harus menjamin hal itu,” ujar Reni. Alq

Berita Terbaru

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan tempat di final putra Campus League 2026 Futsal R…

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air L…

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI com. Blitar - Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan…

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, prestasi olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia. P…