Terbelit Utang, Suami Istri Lansia Kepergok Ngemis di Jalan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengemis Lansia Asal Kediri Terjaring Razia Petugas Gabungan Satpol PP Kabupaten Kediri. SP/ KDR
Pengemis Lansia Asal Kediri Terjaring Razia Petugas Gabungan Satpol PP Kabupaten Kediri. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Beralasan terbelit utang, seorang ibu lansia berusia 40 tahun asal Nganjuk kepergok mengemis di jalan raya Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri saat terjaring razia petugas gabungan Satpol PP, Polres Kediri, Dinas Sosial dan TNI AD.

Ketika terjaring razia tersebut, ibu tiga anak ini sempat menolak, dengan dalih ia terpaksa mengemis lantaran terbelit utang. Ibu paruh baya tersebut mengaku berasal dari Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri itu ogah dibawa oleh petugas dan memilih untuk pulang sendiri.

"Saya ini lagi terbelit utang loh Pak, tolong saya jangan dibawa. Kalau nggak punya utang saya nggak bakalan mengemis kayak gini," pintanya, Selasa (11/07/2023). 

Diketahui, razia penertiban anjal, gelandangan dan pengemis kali ini difokuskan di empat titik lokasi fasilitas umum. Sasaran pertama di wilayah Kecamatan Banyakan, kemudian dilanjut Kecamatan Grogol, Kecamatan Papar dan Kecamatan Plemahan.

Dari razia itu, petugas menemukan tiga orang gelandangan dan pengemis. Ketiga gepeng tersebut terdiri dari satu orang lansia dan pasangan suami istri. Mereka juga membawa seorang anak balita yang masih berusia 2 tahun.

Menindaklanjuti hal tersebut, petugas kemudian memberikan pemahaman agar mereka bersedia diajak ke mobil petugas. Pengemis perempuan dan suaminya tersebut akhirnya bersedia dibawa ke mobil petugas.

Sementara itu, menurut Fungsional Pekerja Sosial Ahli Muda, Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Joko Wiyono, sejatinya, setiap warga Kabupaten Kediri yang berada pada garis kemiskinan sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik berupa BPNT, PKH maupun BLT.

“Padahal banyak bantuan dari Dinsos Kabupaten Kediri untuk warga yang kurang mampu. Tetapi orang-orang ini (yang terjaring razia) tidak mungkin baru,” terang Joko.

Mengemis, kata Joko, lebih dipilih mereka karena cara mendapatkan uang dalam jumlah banyak, tanpa bersusah payah maupun keluar modal. Bayangkan, mereka bisa memperoleh penghasilan hingga Rp200 ribu sehari.

“Sehari bisa mencapai Rp200 ribu, bahkan lebih. Baik anjal maupun gelandangan pengemis. Paling sepi penghasilannya Rp150 ribu,” terang Joko. dsy

 

Berita Terbaru

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo…

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jember memberikan tanggapan terkait implementasi program pelayanan Homecare bagi masyarakat. O…

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta pemerintah pusat dan Pemprov Jatim memberikan layanan trauma healing sebagai bagian p…

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Pelaku Penyerobotan Ruko di Ngagel

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Pelaku Penyerobotan Ruko di Ngagel

Selasa, 04 Agu 2026 20:30 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Buntut dugaan aksi premanisme yang viral di media sosial terkait penyerobotan Ruko di Jalan Krukah Utara Ngagelrejo Kec. Wonokromo…

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda

Selasa, 04 Agu 2026 19:57 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 19:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dinilai melanggar kode etik aparatur sipil negara (ASN), Paguyuban Pedagang Pasar se-Kota Madiun mengadukan Kepala Bagian Hukum P…

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo, Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar, Tersangka Diduga Terima Fee 30 Persen

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo, Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar, Tersangka Diduga Terima Fee 30 Persen

Selasa, 04 Agu 2026 18:26 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi penyimpangan tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026 t…