Sasaran Motor Metik

Komplotan Curanmor Gunakan Mobil, Dibekuk Polsek Lakarsantri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tiga orang pelaku curanmor yang menggunakan mobil untuk mencari mangsa, akhirnya dibekuk tim Antibandit Polsek Lakarsantri, Selasa (11/7/2023). SP/Ariandi
Tiga orang pelaku curanmor yang menggunakan mobil untuk mencari mangsa, akhirnya dibekuk tim Antibandit Polsek Lakarsantri, Selasa (11/7/2023). SP/Ariandi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tiga anggota komplotan maling motor (curanmor) bermodus keliling mengendarai mobil untuk mencari sasaran, berhasil ditangkap Tim Antibandit Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya.

Ketiga tersangka yang ditangkap itu, berinisial HS (38) joki mobil sarana aksi, sekaligus pemilik sah mobil Toyota Agya bernopol L-1471-ON. Kemudian, MS (27) eksekutor pencurian motor yang jadi sasaran. Keduanya, ditangkap pada pada Rabu (5/7/2023) malam.

Serta, tersangka ketiga, MU (45), eksekutor pencurian motor yang sempat buron, akhirnya berhasil ditangkap oleh anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, pada Kamis (6/7/2023) dini hari.

Tersangka MS mengaku, dirinya sengaja menggunakan sarana mobil untuk berkeliling mencari sasaran motor curian agar mengelabui orang sekitar dan tidak mudah ketahuan oleh korban.

"Dijual di Madura aja. Alasan pakai mobil biar gak ketahuan warga saja," ujar tersangka MS, saat diinterogasi Kapolsek Lakarsantri Kompol Hakim, saat konferensi pers, di Mapolsek Lakarsantri, pada Selasa (11/07/2023).

Kapolsek Lakarsantri membeberkan, para tersangka, saat beraksi, selalu melengkapi diri dengan sarana alat rakitan kunci T untuk membobol lubang kontak motor korban. "Biasanya, tersangka MS membutuhkan waktu kurang sari 30 detik untuk membobol lubang kunci kontak motor sasarannya," lanjut Kompol Hakim. 

Belajar dari Sesama Pencuri

Kemampuan dan keterampilan membobol lubang kunci kontak tersebut, diakui oleh tersangka MS, diperoleh dari teman-temannya sesama pencuri motor.  "Sasaran motor yang masih kunci saja, kalau keyless belum pernah. Butuh waktu 30 detik untuk metik motor. Saya belajar dari teman, 2 mingguan sudah bisa," pungkas tersangka MS.

Selain tersangka MS, dalam komplotan tersebut, juga terdapat tersangka MU sebagai eksekutor pencurian motor lainnya.

Tersangka MU mengaku, biasanya sasaran pencuriannya, adalah motor jenis matik terutama bermerek Honda Beat.

Setelah berhasil memperoleh motor curiannya. Ia bakal membawa motor hasil curian tersebut bertemu seorang penadah yang ditemuinya di kawasan Kabupaten Bangkalan. 

Untuk Beli Susu Anak

Satu motor, dijual seharga kisaran Rp2,4 juta hingga Rp 2,8 juta. Uang hasil menjual motor curiannya akan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk membeli susu anak.

"Orangnya sama. Biasanya laku Rp 2,4 sampai 2,8 juta. Saya kerja sehari-hari sebagai kuli bangunan. Hasilnya buat makan sehari-hari, dan beli susu anak. Sasaran motor matik, biasanya Beat," ungkap tersangka MU. 

Pantau Sasaran Gunakan Mobil

Mobil yang dipakai untuk menjalankan aksinya merupakan mobil pribadi milik tersangka HS. Pengakuannya, mobil tersebut merupakan milik istrinya, dan masih proses mengangsur.

Tersangka HS mengatakan, selama ini dirinya bekerja sebagai pengemudi taksi online memanfaatkan mobil berbodi warna putih tersebut.

Hasil setoran yang tak seberapa, bahkan kerap ludes hanya untuk membeli bensin, membuat tersangka HS, nekat mengikuti ajakan dua orang temannya untuk mencuri motor.

Keuntungannya terbilang lumayan. Sekali berhasil menjalankan aksinya, tersangka HS mampu memperoleh upah sekitar Rp500-800 ribu, dari komplotannya itu.

Selama bergabung dengan komplotan tersebut. Ia mengaku, sudah ikut menjalankan aksi pencuriannya sebanyak tiga kali di beberapa kecamatan Kota Surabaya.

"Kepepet kebutuhan sehari-hari, karena hasil driver taksi online cukup buat bensin saja. Saya di ajak mereka berdua. Mereka temen baru semua, kenal di Kapas Krampung," ujar tersangka HS. 

Sempat Terekam Video

Aksi pelarian yang dilakukan komplotan tersebut, sempat terekam video amatir warga. Bahkan beberapa momen, mobil tersangka sempat berupaya menabrak para anggota kepolisian yang berupaya mengejar mereka.

Tersangka HS mengaku, dirinya tetap berupaya menggeber kencang mobil yang dikemudikannya karena takut ditangkap anggota Kepolisian.  "Saya takut dikejar Polisi, makanya saya kabur. Enggak sampai menyeret, saya takut, makanya saya sempat berhenti," pungkas tersangka HS. 

Residivis Curanmor

Sementara itu, Kapolsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya Kompol Hakim mengatakan, tersangka MS dan MU merupakan penjahat kambuhan yang pernah ditangkap anggota polsek jajaran Polrestabes Surabaya.

Komplotan maling tersebut telah beraksi mencuri motor di 20 lokasi yang tersebar di tiga kecamatan Kota Surabaya.

Yakni, 15 lokasi di antaranya berada di Kecamatan Gayungan. Empat lokasi lain berada di Kecamatan Lakarsantri. Dan, satu lokasi sisanya, berada di Kecamatan Pakal.

"Dia MS merupakan residivis kasus pencurian motor. Bahkan di Gayungan sudah 15 TKP. Juga tersangka MU, dia juga residivis kasus pencurian motor," ujar Kompol Hakim. ari/ham/rmc

Berita Terbaru

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Tes Urine PJU, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Tes Urine PJU, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Sabtu, 21 Feb 2026 19:19 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dalam upaya memperkuat pengawasan internal serta mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian, Kapolres Gresik AKBP R…

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Penemuan seorang Kakek dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat 20 Pebruari 2026 sekitar pukul.18.00, oleh J 45 warga setempat…

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Untuk mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melaksanakan kunjungan ke Masjid KH A…

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sampang- Pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal tahun ini. Dipusatkan di Alun-alun Trunojoyo…

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…