Buruknya Pemerintahan Sumenep, Dituding tak Paham Administrasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Moh. Ali terlihat emosi pada saat melihat ketidakseriusan Pemerintah Kab. Sumenep, yang hancur secara administrasi. SPAinur Rahman
Moh. Ali terlihat emosi pada saat melihat ketidakseriusan Pemerintah Kab. Sumenep, yang hancur secara administrasi. SPAinur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Moh. Ali menyoal buruknya sistem kerja Bupati Sumenep, secara administrasi dengan tidak menganggap persoalan dan legalitas tanah milik kantor pemerintah Kab. Sumenep.

Selain itu juga, tidak memberikan sangsi tegas terhadap karyawan yang dinilai telah menciderai institusi di lingkungan pemerinrah kab. Sumenep. Katanya kepada Surabaya pagi.

"Saya hanya  memohon agar Bupati Sumenep, membuat surat sah kepemilikan tanah atas Pemerintah Daerah secara administratif karena berkaitan dengan anggaran perawatan Gedung dan biaya lainnya yang jelas merugikan secara institusi"

Selain itu, Karena Kantor tak bersertifikat, maka didalamnya dipenuhi dengan banyaknya sarang penyamun, orang-orang yang tidak jelas, termasuk maraknya perlakuan mesum, perselingkuhan bahkan tidak menutup kemungkinan terjadinya teransaksi tindak korupsi.

"Saya meminta dengan tegas, Bupati untuk lakukan penertiban secara administrasi dilingkungan Pemerintahan di Kab. Sumenep, agar tidak terlalu marak peristiwa yang menjengkelkan"

Bahkan kata Ali, hal yang meresahkan masyarakat dan umat Islam di Kab. Sumenep, saat ini, pemerintahan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi SH, MH, tercoreng, sebuah gonjangan datang disaat jelang purna jabatan sebagai Bupati sumenep 2020-2024.

Ia, juga menjelaskan, jika Bupati sumenep, tidak mengambil langkah aktif dan tidak memberikan sangsi seberat-beratnya terhadap pelaku perzinahan, maka ancaman dan ocehan masyarakat terhadap pimpinannya, akan menjadi Bom waktu yang berpengaruh terhadap pencalonan berikutnya.

"Para aktifis di Sumenep, mewakili aspirasi masyarakat, meminta Bupati segera bertindak dan memberikan sangsi seberat-beratnya, bahkan kalau perlu sampai kepada pemecatan ASNnya".

Sebab, kata dia, perselingkuhan itu perusak agama dan pemecah moral, ini jelas sudah menistakan umat beragama yang notabene Kab. Sumenep adalah basis santri dan lingkungan pondok pesantren.

"Lalu, Bagaimana tindakan Pemerintah Kab. Sumenep, menyikapi persoalan yang sudah jelas-jelas terbukti melakukan perselingkuhan berdasarkan temuan dan rekam jejak awak media"

Secara kasat mata memang tak terlihat, tapi hal itu sangat melukai keluarganya, bahkan anak-anaknya, apakah Bupati masih menunggu bukti, pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…