Biasakan untuk Tidak Memakai Handuk yang Sama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Jakarta -  Dilansir dari laman The Sun, konsultan dermatologis dr Firas Al-Niaimi mengatakan banyak kuman hidup di handuk.

 "Infeksi kulit seperti moluskum kontagiosum, impetigo dan kutil virus dapat menyebar melalui penggunaan handuk bersama," katanya.

Molluscum adalah poxvirus, yang menyebabkan benjolan kecil yang menonjol yang mungkin muncul di mana saja di kulit. Biasanya, itu tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi bisa terasa gatal, terutama jika orang tersebut menderita eksim.

Tubuh biasanya membersihkan infeksi dengan sendirinya dalam waktu enam hingga sembilan bulan. Namun, terkadang perlu waktu empat tahun untuk menghilang sepenuhnya.

Sementara impetigo adalah infeksi kulit bakteri yang sangat menular yang disebabkan oleh bakteri staphylococcus. Ini biasanya mengarah ke area merah, hijau, dan kuning yang sedikit bengkak di suatu tempat di tubuh, sering kali di wajah.

Dosis antibiotik oral biasanya dapat membasminya dalam tujuh hingga sepuluh hari, tetapi sebelum itu bisa sangat tidak menyenangkan. Dan kemudian ada kutil virus, yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV).

Kutil virus dapat terasa kencang dan kasar, dan biasanya muncul di telapak tangan, buku jari, lutut, dan jari. Menurut National Health Service (NHS) di Inggris, ini berbeda dengan kutil kelamin, yang tidak dapat ditransfer melalui berbagi handuk.

Sebagian besar kutil tidak perlu dikhawatirkan dan dapat diobati dengan produk yang dijual bebas. Namun, jika menyebabkan ketidaknyamanan, berubah secara dramatis dalam penampilan, atau berdarah atau menyebar, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Infeksi juga dapat ditransfer dari handuk, meskipun pemilik handuk tidak memiliki infeksi yang diketahui. Ini karena kita semua memiliki kumpulan mikroba, seperti bakteri, jamur, dan virus yang hidup di kulit kita. Ini mungkin terdengar sedikit mengkhawatirkan, tetapi itu sepenuhnya normal.

Bahkan, mikroorganisme ini membentuk mikrobioma kulit Anda, yang membantu melindungi Anda dari patogen, sehingga Anda benar-benar merasa nyaman memilikinya. Setiap kali Anda mengeringkan dengan handuk, Anda memindahkan mikroba ini ke handuk dan kemudian dapat diteruskan ke orang lain.

"Meskipun kita kebal terhadap kuman yang hidup di kulit kita sendiri, kuman yang sama mungkin berbahaya bagi orang lain dan menyebabkan kondisi kulit seperti jerawat," jelas Dr Firas.

Cairan tubuh yang bisa hidup di handuk juga bisa menularkan serangga. Banyak bakteri yang dapat tumbuh subur di lingkungan seperti itu, seperti coliform dan E.Coli yang dapat menyebabkan demam, kram perut, dan diare.

Handuk juga dapat menyebarkan infeksi seperti Staph, yang disebabkan oleh bakteri staphylococcus, mengakibatkan infeksi kulit yang dapat berupa benjolan dan benjolan merah, luka, lecet dan kulit bengkak. Infeksi jamur seperti kurap dan kutu air juga bisa menyebar jika handuk terkontaminasi.hlt/na

Berita Terbaru

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…