The Royal Wedding Jojo dan Luna Dikecam Pemerhati Satwa dan Koordinator APECSI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Singky Soewadji, seorang Pemerhati Satwa dan koordinator dari APECSI (Aliansi Pecinta Satwa Liar Indonesia). SP/ JKT
Singky Soewadji, seorang Pemerhati Satwa dan koordinator dari APECSI (Aliansi Pecinta Satwa Liar Indonesia). SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sempat viral sepasang anjing bernama Jojo dan Luna menggelar pesta pernikahan mewah dengan dana lebih dari ratusan juta atas inisiasi pemiliknya. Keduanya pun kini resmi telah menjadi pasangan suami dan istri, diberi nama ‘The Royal Wedding Jojo dan Luna’.

Resepsi Jojo dan Luna yang viral ini berlangsung di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Bahkan, baju pengantin yang digunakan Jojo dan Luna turut terinspirasi dari budaya pengantin Jawa. Pernikahan Jojo dan Luna diperkirakan menghabiskan lebih dari Rp200 juta.

Viralnya pernikahan anjing “Jojo dan Luna” itu banyak menimbulkan kontroversi, salah satunya Singky Soewadji, seorang Pemerhati Satwa dan koordinator dari APECSI (Aliansi Pecinta Satwa Liar Indonesia), mengecam keras prosesi pernikahan anjing dengan mengadopsi adat Jawa dan pemberkatan agama Katolik.

Menurut Singky, kejadian ini telah menyinggung perasaan masyarakat dan adat istiadat Jawa, terutama keluarga keraton Jawa dan para umat Katolik. Meskipun diketahui bahwa ada prosesi pemberkatan untuk hewan setiap tahunnya, namun prosesi tersebut tidak seharusnya disalah artikan sebagai pemberkatan pernikahan hewan, seperti yang terjadi dalam kasus pernikahan anjing ini.

“Dengan tegas, ini merupakan penistaan terhadap adat istiadat dan agama, baik adat Jawa maupun agama Katolik. Sebagai seorang pemerhati satwa yang juga menyukai anjing dan memiliki anjing sendiri, serta pernah menjabat sebagai ketua Perkin (Persatuan Kinologi Indonesia) Jatim, saya sangat menyesalkan peristiwa ini dan mendukung agar kasus ini ditindaklanjuti secara hukum,” ujar Singky, Jumat (21/07/2023).

Sebagai informasi, pernikahan anjing yang viral tersebut digelar pada Jumat, 14 Juli 2023, mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB, pernikahan dua anjing ini diadakan oleh pemilik mereka, Valentina Chandra (pemilik Jojo) dan Indira Ratnasari (pemilik Luna).

Terlihat ada dua panggung pelaminan yang disiapkan. Panggung pertama digunakan untuk prosesi pemberkatan, sementara panggung kedua menjadi tempat resepsi dan foto bersama tamu undangan.

Sebelum dilaksanakannya prosesi adat Jawa, Jojo dan Luna menjalani ‘pemberkatan’ yang dipimpin oleh Pastor Lorenzo Heli di atas panggung pelaminan. Setelah pemberkatan, pemilik anjing-naik ke atas pelaminan, mengenakan pakaian internasional berwarna putih.

Kemudian, Jojo dan Luna berganti pakaian dengan busana adat Jawa untuk mengikuti prosesi arak-arakan. Pemilik Jojo dan Luna juga tampil memukau dengan mengenakan kebaya dan beskap berwarna hijau. dsy

Berita Terbaru

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …