Tangkap Mafia Tanah di Kab Sumenep Bersama Kroni-kroninya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Areal Lokasi Perumahan Bumi Sumekar yang diduga bermasalah. SP/Ainur Rahman
Areal Lokasi Perumahan Bumi Sumekar yang diduga bermasalah. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pengacara Mohammad Siddik, SH, MH, berbicara lantang akan mengusut persoalan perampokan tanah milik pecaton kepala Desa se Kec. Talango di Perumahan Bumi Sumekar Kab. Sumenep.

Menurutnya, banyaknya persoalan tanah tak bertuan di Bumi Sumekar bersertifikat dan tidak jelas akan terus diusut sampai tuntas, karena melibatkan pemerintahan daerah dan Badan pertanahan Nasional (BPN) Kab. Sumenep. Katanya kepada Surabaya pagi

Ia, menuding, Mafia tanah di perumahan Sumekar Sumenep harus segera ditangkap bersama kroni-kroninya, karena telah menyengsarakan masyarakat perumahan, apalagi menipu masyarakat dengan memberikan sertifikat tanah bodong yang tak bertuan. Tegasnya

"Mafia tanah pecaton di Bumi Sumekar milik asset kepala Desa se-Kec. Talango, sebanyak kurang lebih 52 Hektar itu di garong oleh Mafia tanah, 17 Hektarnya sudah saya laporkan ke Polda Jatim, dan telah dilakukan penyidikan oleh Polda Jatim"

Selain itu, semua masyarakat  sudah bisa menilai kecerdikan mafia tanah bersama kroni-kroninya di Sumenep, makanya saya mendesak Polda Jatim segera menangkap mafia tanah bersama kroni-kroninya.

"Saya siap membeberkan data autentiknya bila memang diperlukan,sebab saya tidak asal memberikan pernyataan yang mengejutkan publik, jika tidak memiliki data autentik "

Ia juga menjelaskan, jika Mafia tanah di Perumahan Bumi Sumekar itu memiliki trik yang sangat licik dalam melakukan aksi bejatnya karena merasa di belakangnya orang yang memiliki peranan pentinģ di Kab. Sumenep.

"Sudah dipastikan banyak oknum yang terlibat, seperti Pemerintah Daerah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kab. Sumenep, makanya saya katakan jika persoalan ini blunder, harus ada yang ditangkap terlebih dahulu".

Jadi kata dia, di dalam permasalahan yang melibatkan instansi pelaku utamanya harus ditangkap, maka yang lainnya akan mengikuti iramanya.

Ia juga mengatakan, Mafia tanah itu mengaku telah melakukan tukar guling keberadaan asset desa dengan seseorang, namun nyatanya tidak jelas, dan terus disoal. "Kita tanyakan mana bukti tukar gulingnya " pungkasnya

Sementara, Direktur PT. Sinar Mega, H. Sugianto sulit ditemui oleh awak media, yang bersangkutan selalu tidak ada di kantornya di Jalan Bumi Sumekar Asri Sumenep. AR

Berita Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…