Satpol PP Perketat Keamanan Hutan Kota Jaktim, Diduga Berkumpulnya Kaum LGBT

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan Hutan Kota Jaktim yang disebut sebagai lokasi berkumpulnya kaum LGBT. SP/ JKT
Penampakan Hutan Kota Jaktim yang disebut sebagai lokasi berkumpulnya kaum LGBT. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Hutan Kota Jaktim yang disebut sebagai lokasi berkumpulnya kaum LGBT menjadi viral. Bahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mulai melakukan penjagaan di lokasi tersebut.

Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian mengatakan, penjagaan dilakukan setelah anggota DPRD DKI Jakarta menyebut lokasi tersebut diduga menjadi tempat berkumpul LGBT.

"Kita akan tingkatkan pengawasan melalui penjagaan dan pengamanan di lokasi. Melibatkan 47 personel Satpol, TNI, Polri, perangkat kelurahan setempat, kelembagaan kelurahan setempat, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan lain-lain. Jadi, sejak viral itu, malamnya kita langsung lakukan penindakan dengan melakukan penjagaan dan pengawasan," katanya, Jumat (28/07/2023).

Budhy mengatakan penjagaan dilakukan selama 24 jam. Dia mengatakan petugas Satpol PP akan berpatroli secara bergantian di hutan kota tersebut. "24 jam itu artinya kita hadirkan petugas berjaga bergantian di lokasi," kata Budhy.

Budhy menjelaskan penjagaan bakal dilakukan mulai pukul 19.00 WIB hingga 05.00 WIB. Dia mengatakan petugas dari Sudin Pertamanan Jaktim akan berada di lokasi itu pada pagi hingga sore hari.

"Untuk pagi sampai selepas Magrib, kita lakukan patroli, karena kan dari sampai sore di situ juga ada petugas Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, mereka sedang bekerja," jelas Budhy Novian.

"Kemudian saat malam mulai pukul 19.00 WIB, itu dijaga dari Satpol PP Wali Kota, sampai jam 21.00 WIB. Selanjutnya dari 21.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB itu kita perbantukan dari Satpol PP Jatinegara dan Kramat Jati, jaraknya juga kan berdekatan. Terakhir dari jam 01.00 WIB sampai menjelang Subuh baru dari Kecamatan Makasar. Kenapa demikian? Karena kalau malam itu kan kita memanfaatkan yang piket, jadi kita kerja sama lah dari Jatinegara dan Kramat Jati juga dilibatkan. Untuk saat ini kita lakukan itu," sambungnya.

Budhy mengatakan kegiatan ini akan berlangsung selama dua minggu. Setelahnya, akan ada evaluasi soal sistem pengawasan. "Kita akan lihat selama dua minggu ini, kalau memang sekiranya perlu penambahan pengamanan kita akan coba koordinasi kembali supaya lebih baik," pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa alat kontrasepsi bekas pakai ditemukan di Hutan Kota UKI di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jaktim. Kondom hingga bungkus tisu magic itu ditemukan di pojok belakang hutan dekat dengan tiang beton jalur LRT. dsy

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…