Imbas Kelangkaan LPG 3 Kg, Warga di Pamekasan Kembali Gunakan Tungku Kayu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga kembali memasak menggunakan tungku kayu karena kelangkaan LPG 3 Kg. SP/ PMK
Warga kembali memasak menggunakan tungku kayu karena kelangkaan LPG 3 Kg. SP/ PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan menginstruksikan stafnya untuk memantau kelangkaan LPG 3 kg yang terjadi di sejumlah daerah di Pamekasan.

"Kalau berdasarkan hasil koordinasi sementara, pihak Pertamina mengaku bahwa pasokan lancar dan stok tersedia sesuai dengan kuota. Karena itu, kami menginstruksikan staf untuk melakukan pemantauan secara langsung, karena berdasarkan laporan di sejumlah daerah terjadi kelangkaan," jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan Basri Yulianto.

Namun menurut salah satu warga Desa Gagah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Busiyah (50) bahkan kembali menggunakan cara lama dalam memasak, seiring langkanya gas LPG 3 kilogram di pasaran sejak dua bulan terakhir.

"Kalau LPG ada kami beli. Tapi jika kosong, kami tetap bisa memasak dengan menggunakan tungku kayu seperti ini," katanya, Selasa (01/08/2023).

Tak hanya Busiyah, namun banyak masyarakat di desa ini sengaja membeli tungku kayu, salah satunya Siyatun karena pasokan elpiji ke desanya sering lambat dengan berbagai alasan.

"Pada musim tanam tembakau seperti ini, kami sebenarnya lebih suka memasak menggunakan LPG. Tapi karena LPG di toko sebelah sering kosong, ya, kami terpaksa memasak seperti ini," jelasnya.

Bagi mereka bahan bakar kayu tidak menjadi masalah karena bisa mencari di sekitar pekarangan rumahnya setiap saat. "Bedanya, kalau menggunakan tungku kayu, peralatan memasak hitam semuanya, dan kurang ramah lingkungan, beda dengan LPG," kata Marsiya menimpali.

Sementara itu, menurut Executive GM Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Dwi Puja Ariestya mengatakan bahwa bahwa pasokan LPG 3 Kg di Jawa Timur dalam kondisi aman dan lancar. Stok LPG di Jatim saat ini mencapai 31.752 Metrik Ton (MT) dengan konsumsi rata-rata harian 4.553 MT.

"Pertamina telah melakukan beberapa langkah strategis antara lain menambah pasokan sebesar lebih dari 1,5 Juta tabung untuk Jatim yang bertujuan untuk mempertebal stok di pangkalan selama 25-31 Juli," kata Dwi Puja.

Diketahui, jumlah tersebut tercatat berada pada kisaran 102 persen dari konsumsi normal harian di seluruh kota kabupaten di Jawa Timur. Kemudian, bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan langkah antisipatif berupa normalisasi harga dan sidak konsumen yang tidak tepat sasaran. dsy

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…