Puluhan Desa di Bondowoso Dilanda Krisis Air Bersih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga di Bondowoso antre mendapatkan air bersih dari BPBD, Kamis (03/08/2023). SP/ STB
Warga di Bondowoso antre mendapatkan air bersih dari BPBD, Kamis (03/08/2023). SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Menurut data yang diperoleh di BPBD Bondowoso, saat ini ada 22 desa yang tersebar di 10 kecamatan di Bondowoso mulai mengalami krisis air bersih.

Warga yang dilanda krisis air bersih pun rela berjalan kaki berkilometer menuruni jurang terjal lalu menunggu antrean pembagian air lantaran bergantian dengan warga lainnya.

Salah satu warga Desa Penang, Botolinggo, Bondowoso, Pak sanidin (52) mengatakan, untuk mengisi jerigen berukuran 20 liter air saja, membutuhkan waktu berjam-jam. Selain antre menunggu giliran, air yang keluar dari sumber juga kecil sekali.

"Ya mau gimana lagi mas. Kalau nggak begitu, kami nggak bisa minum dan masak mas," jelasnya, Kamis (03/08/2023).

Krisis air bersih tersebut sudah menjadi musiman setiap setiap tahun di Bondowoso. Terutama saat musim kemarau seperti saat ini.

"Kami biasanya menggunakan jerigen 20 literan. Lalu kami pikul bersama satu orang lagi. Sehingga yang kami bawa bisa agak banyak," ujarnya.

Menurutnya, Kalaksa BPBD Bondowoso, M. Mahfud, saat dikonfirmasi terpisah, sebenarnya juga sudah melakukan suplai air bersih, beberapa hari sekali. Tapi lokasi dropping airnya jauh. Sebab, truk tangki tak mungkin dapat mencapai semua tempat.

"Akhirnya, ya sama jauhnya antara titik dropping air dengan lokasi sumber air. Ditambah pula, antar rumah di desa ini kan memang berjauhan," imbuh Samidin.

"Kami memang sudah mulai menyuplai air bersih pada desa terdampak. Itupun kami terapkan skala prioritas, yakni dengan jenjang desa-desa yang sangat membutuhkan kami dulukan," jelasnya.

Pihaknya juga sudah mulai menyusun rencana pendistribusian air bersih ke daerah-daerah yang memang rawan dilanda kekeringan.

"Armada memang sudah kami disiapkan. Jadi jika memang sewaktu-waktu dibutuhkan, kami bisa langsung mengirimkan air bersih ke daerah-daerah tersebut," tandas Mahfud. dsy

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…