Mitos Ramalan Jayabaya: Datangnya Zaman Bencana, Satria Piningit, dan Kolosubo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ramalan Jayabaya. SP/ SBY
Ramalan Jayabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ramalan Jayabaya atau yang dikenal dengan Jangka Joyoboyo selalu menarik perhatian dan menjadi buah bibir masyarakat Jawa. Ramalan Jayabaya atau yang dikenal dengan Jangka Joyoboyo selalu menarik perhatian dan menjadi buah bibir masyarakat Jawa.

Raja Kediri Prabu Jayabaya dikenal sebagai penulis tulisan berisi nubuat yang disebut sebagai Ramalan Jayabaya. Nubuat sang raja ini terdiri dari beberapa naskah diantaranya Serat Jayabaya Musarar, Serat Pranitiwakya, dan sempat pula disinggung dalam Babad Tanah Jawi.

Dalam salah satu bait naskah tersebut, Prabu Jayabaya meramalkan suatu masa penuh bencana dan penderitaan. Pada masa itu kesewenang-wenangan dan ketidakpedulian merajalela dengan orang-orang licik berkuasa sementara orang-orang baik akan tertindas, sebagaimana dituliskan, dikutip Jumat (04/08/2023):

"Akeh ingkang gara-gara. Udan salah mangsa prapti. Akeh lindhu lan grahana. Dalajate salin-salit. Pepati tanpa aji. Anutug ing jaman sewu, Wolung atus ta iya Tanah Jawa pothar pathir, Ratu Kara Murka Kuthila pan sirna." 

Terjemahannya :

"Banyak kejadian dan peristiwa alam maupun dalam kehidupan masyarakat manusia yang luar biasa. Musim penghujan tidak teratur dan sering datang dengan curah hujan tinggi (kebanjiran) hingga tidak ada curah hujan sama sekali (kekeringan). "

"Gempa bumi sering terjadi dan menelan banyak korban jiwa manusia, ternak, dan harta benda, demikian juga sering terjadi fenomena alam misterius yakni terjadinya gerhana bulan, dan gerhana matahari."

Namun, setelah masa bencana itu Jayabaya meramalkan datangnya masa yang penuh kejayaan dan kemegahan. Masa itu ditandai dengan datangnya sosok yang disebut sebagai Satria Piningit atau Ratu Adil.

"Tapi, setelah masa yang paling berat itu, akan datang zaman baru, zaman yang penuh kemegahan dan kemuliaan. Zaman Keemasan Nusantara. Dan zaman baru itu akan datang setelah datangnya sang Ratu Adil, atau Satria Piningit," jelas Masud Thoyib Adiningrat, Budayawan Jawa yang juga Pengageng Kedaton Jayakarta.

Ramalan Jayabaya bukan hanya dipercaya masyarakat tradisional, tetapi juga modern. Dalam erspektif lain, ramalan ini diterima sebagai petunjuk kehidupan. 

Masyarakat Jawa umumnya menganggap ramalan ini sebagai warisan nenek moyang yang berisi petunjuk bagi kehidupan. Itulah sebabnya mereka menyebut ramalan ini sebagai Jangka Jayabaya, yang bermakna ramalan akan menjadi kenyataan jika di-jangkah atau dilaksanakan. dsy

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…