SMAN I SUMENEP, Terus berinovatif, Edukasi Pembentukan Karakter Sampai Kepada Wawasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepsek SMAN I Sumenep, Drs. Achmad Sulaiman M.Pd, bersama, Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan Madura, (LP2M) R. Rahman, di ruang tunggu, SMAN I Sumenep. SP/Ainur Rahman
Kepsek SMAN I Sumenep, Drs. Achmad Sulaiman M.Pd, bersama, Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan Madura, (LP2M) R. Rahman, di ruang tunggu, SMAN I Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep, Kepala Sekolah SMAN I Kab. Sumenep, Drs.Achmad Sulaiman, M.Pd terus berinovatif didalam mengembangkan edukasi pembelajaran di lingkungan sekolah, khususnya di SMAN I Sumenep.

Menurutnya, pembelajaran interaktif dalam program Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di tahun pelajaran 2023 2024, SMAN I Sumenep, membuka  program kelas Tahfidz dan kelas prestasi.

"Kita hanya ikhtiar dalam upaya pengembangan pendidikan di Sumenep, agar terwujudnya kenyamanan siswa dalam melaksanakan proses belajar mengajar (KBM) di sekolah"

Jadi, kita membuka jalur prestasi itu untuk memberikan wadah kepada siswa yang memiliki tingkat kecerdasan agar mudah masuk di perguruan tinggi, dengan jalur prestasi siswa yang memiliki kemampuan Ilmu sains semakin terasah. Ungkapnya

Sementara Jalur Tahfidz itu membuka ruang bagi masyarakat bahwa pendidikan agama tidak hanya berada di lembaga Swasta melainkan di pendidikan Negeri juga ada materi pembelajaran khusus dalam bidang agama. 

Makanya dua jalur ini, menjadi pilihan bagi siswa dalam menentukan minat belajar, kita hanya memberikan fasilitas kenyamanan bagi mereka dalam kegiatan proses belajar mengajar.

"Memang tidak mudah dalam melakukan atau membentuk karakteristik siswa, tapi setidaknya kita sudah berbuat, sebagai wujud dan ikhtiar dalam membantu mencerahkan pemikiran siswa dengan memperbanyak wawasan.

Tentu kata dia, metode pembelajaran harus diimbangi dengan metode kajian, sehingga kemampuan siswa dapat terbaca baik dalam  iptek maupun imtaq

"Jadi harus berimbang antara pengetahuan umum dan agama, kedua hal ini harus dimiliki oleh siswa, sebab jika hanya ada satu, maka jalannya terlihat pincang"

Maka sambungnya, Sekolah memiliki banyak partner kerja, selain stakeholder yang ada di lingkungan sekolah, juga memiliki partner lain di luar sekolah yang terpenting memiliki peran dan fungsi yang sama untuk memajukan lembaga pendidikan. Jelasnya

Kerjasama tersebut, kata dia, bisa dalam banyak hal, intinya dapat mencerahkan terhadap pemikiran siswa dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) selain juga mempererat jaringan pendidikan berbasis cultural dan budaya di lingkungan sekolah.

Seperti kemarin, kata dia, sekolah SMAN I Sumenep, menggelar kegiatan masa perkenalan lingkungan sekolah (MPLS) hal itu menjadi persyaratan mutlak di setiap sekolah, tujuannya hanya ingin melihat kemampuan siswa baru dalam tahap pembelajaran.

"Sekolah memiliki banyak kemitraan dalam pekerjaan salah satunya bekerjasama dengan salah satu Yayasan pondok pesantren sebagai basis memperdalam ilmu agama bagi siswa"

Diakui Kepsek, bahwa sekolah itu merupakan sebuah warisan leluhur yang terus berjalan dan di abadikan, karena sampai kapanpun pendidikan itu tidak akan pernah selesai, terus berjalan menuju era perubahan dan mengikuti perkembangan zaman. Jelasnya

"Sebentar lagi saya purna jabatan, tapi pendidikan terus berjalan, antar masa ke masa, makanya jangan pernah lelah berbuat, karena di setiap langkah selalu menuai sejarah"

Selain itu pihaknya berpesan secara moral kepada semua stakeholder di lingkungan sekolah dan siswa, bahwa "Berbuat baik sampai kapanpun tidak akan pernah selesai, teruslah menanam kebaikan karena kebahagian yang akan kalian tuai " pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…