Kasus Korban Mutilasi di Jombang, Polisi: Selain Kepala, Organ Dalam Korban Hilang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto saat memberikan keterangan update kasus penemuan mayat korban mutilasi di Jombang. SP/ JBG
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto saat memberikan keterangan update kasus penemuan mayat korban mutilasi di Jombang. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Kasus korban mutilasi yang ditemukan di aliran sungai Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang dipenuhi banyak kejanggalan. Salah satunya, Selain kepala, organ bagian dalam korban bagian atas maupun di bagian bawah seputar perut dilaporkan hilang saat proses evakuasi.

Saat proses penemuan jasad korban mutilasi tersebut pertama kali ditemukan oleh saksi petani yang melapor mengetahui ada mobil berhenti di lokasi temuan korban mutilasi beberapa hari sebelum korban ditemukan pada Jumat (04/08/2023).

Insiden mengerikan tersebut para saksi menemukan dua karung berisi potongan tubuh manusia di Sungai Desa Japanan pada Jumat malam (04/08/2023) sekitar pukul 21.00.

Temuan ini segera dilaporkan ke kepala desa, yang kemudian melapor ke Polsek Mojowarno. Petugas bersama dengan warga dan relawan bergerak cepat ke tempat kejadian. Dua karung tersebut ternyata memuat potongan tubuh manusia.

Di dalam karung pertama, terdapat sejumlah potongan tubuh termasuk kaki, sementara di karung kedua, ditemukan dua tangan. Kedua karung ini kemudian dibawa ke ruang jenazah di RSUD Jombang. 

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto menjelaskan bahwa hingga saat ini potongan kepala korban belum ditemukan. Padahal pihaknya sudah menyisir aliran sungai tersebut. Bukan hanya itu, organ dalam korban juga tidak ditemukan.

“Kalau organ dalam bagian atas kemungkinan hilangnya karena proses pembusukan. Namun untuk organ dalam bagian bawah tidak ditemukan di dalam karung tersebut. Ada indikasi pelaku mengeluarkan isi perut korban,” kata Aldo, Selasa (08/08/2023).

Pihaknya juga telah meningkatkan perkara ini ke penyidikan karena sudah terjadi tindak pidana dan ada korban. Bahkan, polisi juga telah mengirimkan sampel DNA ke Laboratorium Forensik Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Selain dua karung berisi potongan tubuh korban, tidak ada barang bukti lain yang kita amankan dari TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kita memastikan bahwa mayat termutilasi tersebut adalah korban pembunuhan,” katanya.

Polres Jombang juga telah menyebarkan ciri-ciri fisik korban pembunuhan mutilasi yakni seorang perempuan usia 25-50 tahun. Korban mempunyai ciri-ciri tinggi badan 145 centimeter sampai dengan 158 centimeter, mempunyai kulit sawo matang.

Sedangkan, untuk rambut korban diketahui dari hasil pemeriksaan berwarna hitam halus dengan panjang 33 centimeter. Kaki korban bagian jempol kanan diketahui pecah-pecah serta telapak kaki pecah-pecah. Sementara untuk perawakan korban ini kecil, tidak gemuk.

Sementara terkait dengan waktu kematian korban, Aldo mengatakan dari dokter forensik memperkirakan antara tanggal 31 Juli 2023 hingga 1 Agustus 2023. dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…