Waspada, Pria Ini Terinfeksi Bakteri Misterius Usai Digigit Kucing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi tangan digigit kucing. SP/ SBY
Illustrasi tangan digigit kucing. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini dilaporkan adanya kasus seorang pria (48 tahun) di Inggris terinfeksi spesies bakteri misterius setelah tangannya digigit kucing liar hingga kondisinya memburuk dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Setibanya di rumah sakit, pria tersebut langsung diberikan penanganan disuntik tetanus dan diberi antibiotik lalu dibalut oleh perban. Sehari kemudian pria itu kembali mengunjungi rumah sakit, kali ini keluhannya jari kelingking dan tengah di tangan kirinya membesar yang diiringi dengan rasa sakit. Sementara itu, kedua lengan bawahnya merah dan ikut membengkak.

Dokter akhirnya melakukan pembedahan untuk mengangkat jaringan yang rusak di sekitar luka gigitan. Pasien kemudian diberi tiga antibiotik berbeda secara intravena dan antibiotik oral.

Si pria kembali pulang ke rumah setelah diberikan perawatan. Tindakan kali ini ternyata berhasil membuat kondisi pasien jauh lebih baik dari sebelumnya.

Beberapa hari kemudian pasien kembali ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan berkala. Dari sini, dokter mencoba mencari tahu apa yang membuat tangan si pria membengkak.

Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat mikroorganisme yang bersemayam di luka gigitan kucing. Mereka menemukan organisme mirip Streptococcus misterius.

Apa itu Infeksi Streptococcus, Bakteri Baru yang Belum Pernah Terdokumentasikan

Streptococcus adalah bakteri gram positif terkait meningitis, radang tenggorokan, radang paru, mata merah, dan banyak penyakit lainnya. Namun, ketika peneliti mengurutkan genom bakteri yang ditemukan di tubuh si pria, ternyata tidak ada yang cocok dengan strain mana pun. Artinya, ini adalah bakteri baru yang belum pernah terdokumentasikan.

Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa bakteri misterius itu ternyata milik genus lain, yakni bakteri gram positif yang disebut Globicatella. Pengurutan genom bakteri menunjukkan bahwa dia berbeda dengan strain terkait lainnya, seperti G. sulfidfaciens.

Karena G. sulfidifaciens resisten terhadap beberapa jenis antibiotik, sulit untuk memberantas makhluk ini jika sudah masuk ke dalam tubuh. Beruntung beberapa antibiotik jenis baru di Inggris mampu merespons bakteri Globicatella.

“Laporan ini menyoroti peran kucing sebagai reservoir spesies bakteri yang belum ditemukan yang memiliki potensi patogen pada manusia,” tulis para peneliti di jurnal Emerging Infectious Disease, dikutip Selasa (08/08/2023).

Sebagai informasi, kucing diketahui dapat menyimpan patogen berbahaya. Gigi dan cakarnya yang runcing bisa melukai kulit dan menularkan patogen kepada manusia.

Jadi, kalau ada kucing liar, kamu mungkin harus lebih berhati-hati saat bermain dengan mereka. Ada baiknya setelah bermain dengan kucing liar, kamu mencuci tangan menggunakan sabun untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. dsy

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…