Buntut Panjang, Kades Padikeh Mangkir, dan Blokir Kontak Media

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivis desak BPN Sumenep, ungkap pemohon atas nama Misawa, Dusun Jateh laok Desa Padikeh Kec. Talango Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Aktivis desak BPN Sumenep, ungkap pemohon atas nama Misawa, Dusun Jateh laok Desa Padikeh Kec. Talango Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Sejumlah aktivis mendatangi Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Kab. Sumenep, mendesak BPN untuk segera mengeluarkan sertifikat pemohon atas nama Misawa Dusun Jateh laok desa Padikeh kec. Talango Kab. Sumenep.

Desakan aktivis sumenep ini bermula dari sikap arogansi kepala Desa Padikeh yang menon-aktifkan HPnya dan memblokir nomor kontak media yang hendak melakukan klarifikasi. Kata Moh. Ali kepada reporter Surabaya pagi.

"Saya sedikit jengkel dengan sikap arogansi kepala Desa yang arogan, padahal media hanya ingin melakukan klarifikasi, dan mengingatkan kesalahannya" 

Kita itu sama-sama manusia biasa, tugas kita hanya saling mengingatkan kepada kebaikan, jadi semua memiliki peran dalam pekerjaannya, apa salahnya awak media yang mengingatkan dan mengontrol kerja pemerintah, dalam hal ini pemerintahan desa. Ungkapnya

"Saya kurang paham perlakuan kepala Desa Padikeh ini, padahal dengan memblokir nomor kontak media, bisa berakibat fatal pada dirinya sendiri selaku pimpinan di pemerintahan Desa"

Diakui atau tidak kata Ali, persoalan akan semakin meruncing, karena banyaknya tekanan yang terus mengelombang, padahal sambungnya, hadapi media dan jelaskan kendalanya selesai, hal seperti itu tidak butuh waktu lama kan. Tudingnya

Jadi, dikatakan Ali, persoalan itu akan blunder jika kepala Desa Padikeh memilih bungkam dan tak merespon pemberitaan, namun pihak aktivis tidak akan diam dalam masalah ini, karena masalah pemohon penyerttifikatan itu baru awal dari pembuka persoalan.

"Santai saja, jika persoalan itu tetap dibiarkan dan tidak ada titik temu, tunggulah akan ada persoalan yang lebih dahsyat lagi dari hanya sekedar masalah penyertifikatan rumah milik Misawa"

Dijelaskan Ali, pernyataan itu bukanlah sebuah ancaman tapi sekedar mengingatkan bahwa kita itu manusia biasa yang memiliki kelemahan dan kelebihan.

"Saya yakin media itu tidak memiliki kepentingan atas perkara yang disampaikan ke Publik, hanya sebatas menyampaikan kabar dan berita untuk sebuah perbaikan bersama"

Makanya,  saya yakin teman-teman tidak akan senang jika diperlakukan dengan cara sepihak, makanya apa yang telah diperbuat oleh Kades Padikeh akan menjadi ancaman bagi dirinya sendiri. Ungkapnya

"Perbuatan apapun bentuknya akan kembali kepada pelakunya, karena itu sama dengan surat yang salah kirim, namun jika kepala Desa Padikeh tidak segera melakukan klarifikasi terhadap media,  maka tak menutup kemungkinan akan ada persoalan yang lebih dahsyat".

Dikatakan Ali, pihaknya mengaku sangat kasihan kepada pemohon sertifikat rumah, sebab mereka tidak salah dan meminta tolong kepada kades setempat, hanya karena tidak ada kepastian dengan waktu yang cukup lama, akhirnya persoalan itu diungkap ke media.

Sementara, salah satu Staf BPN, mengaku ada berkas pemohon hanya lupa tanggal dan tahunnya, biar nanti tak bantu kroscek, kalau ada tak kabari. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Iran dilaporkan telah melancarkan serangan ke pangkalan AS di Bahrain. Dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/6/2026), media Iran…

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejagung menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi penyimpangan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Badan Gizi Nasional…