SURABAYAPAGI.com, Tangerang - Beberapa hari terakhir ini, kualitas udara di sekitar wilayah jakarta dilaporkan kian memburuk. Bahkan per Mei 2023, wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) yang identik dengan residensial asri, juga tingkat polusinya masih terpantau tinggi.
Salah satu aplikasi pemantau kualitas udara, Nafas Indonesia, baru-baru ini merilis 10 wilayah dengan konsentrasi polusi PM 2.5 tertinggi selama Juli 2023, disebut berkali-kali lipat melampaui pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 15 μg/m3. Misalnya, Serpong Tangerang Selatan, konsentrasi PM 2.5 mencapai 80 μg/m3, masuk kategori merah alias tidak sehat, dikutip Kamis (10/08/2023).
Sumber polusi ini bahkan tidak efektif jika hanya diatasi dengan penghijauan. Buktinya, studi US EPA menunjukkan penghilangan PM 2.5 oleh pohon hanya berkisar 0,24 persen.
Berdasarkan hasil pemantauan Nafas selama bulan Juli 2023, Serpong, Tangsel, menjadi lokasi paling berpolusi di Indonesia dengan rata-rata PM2.5 yang dihasilkan 80 µg/m³, ditandai kode warna merah atau tidak sehat untuk semua orang.
Sementara indeks kualitas udara dibuat melalui kode warna:
- Hijau = baik (0-12)
- Kuning = moderat (12.1 - 35.4)
- Oranye = tidak sehat untuk kelompok sensitif (35.5 - 55.4)
- Merah = tidak sehat untuk semua orang (55.5 - 150.4)
- Ungu = sangat tidak sehat (150.5 - 250.4)
- Merah maroon = beracun (lebih dari 250.4)
Risiko menghirup konsentrasi PM 2.5 melampaui ambang batas maksimal WHO, memicu penyakit jangka pendek maupun jangka panjang. Jika dibandingkan dengan ekuivalen jumlah rokok, bisa setara menghirup ratusan batang per harinya.
Bahkan di media sosial, banyak warganet yang mengeluhkan beberapa ketidaknyamanan di tenggorokan mereka hingga hidung. Tingkat polusi udara yang tinggi bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat setempat terutama terkait masalah ISPA.
Tidak hanya itu, polusi udara juga bisa meningkatkan risiko kemandulan, menurut laporan studi yang dilakukan di China.
Daftar 10 lokasi dengan tingkat polusi tertinggi Juli 2023:
- Serpong (Tangerang Selatan): polusi setara 112 batang rokok sehari: Tingkat konsentrasi PM 2.5 berada di 80 μg/m3.
- Tarumajaya (Bekasi): polusi setara 112 batang rokok sehari: Tingkat konsentrasi PM 2.5 berada di 79 μg/m3.
- Parung Panjang (Bogor): polusi setara 99 batang rokok sehari: Tingkat konsentrasi PM 2.5 berada di 70 μg/m3.
- Babakan (Tangerang Selatan): polusi setara 98 batang rokok sehari: Tingkat konsentrasi PM 2.5 berada di 70 μg/m3.
- Bedahan (Depok): polusi setara 96 batang rokok sehari: Tingkat konsentrasi PM 2.5 berada di 68 μg/m3.
- Panunggangan Utara (Tangerang): polusi setara 95 batang rokok sehari: Tingkat konsentrasi PM 2.5 berada di 67 μg/m3.
- Gunung Sindur (Bogor): polusi setara 95 batang rokok sehari: Tingkat konsentrasi PM 2.5 berada di 67 μg/m3.
- Cipayung (Jakarta Timur): polusi setara 95 batang rokok sehari: Tingkat konsentrasi PM 2.5 berada di 67 μg/m3.
- Semanan (Jakarta Barat): polusi setara 92 batang rokok sehari: Tingkat konsentrasi PM 2.5 berada di 65 μg/m3.
- Cibubur Jakarta Timur: polusi setara 91 batang rokok: Tingkat konsentrasi PM 2.5 berada di 65 μg/m3.
Dengan begitu tidak direkomendasikan untuk berolahraga di luar saat polusi tinggi. Namun jika ingin tetap melakukannya, pertimbangkan beberapa hal berikut:
- Cari waktu yang tepat, baiknya saat tingkat polusi terpantau rendah
- Persingkat durasi olahraga di luar ruangan
- Pakai masker agar membantu mengurangi paparan polusi PM2.5. dsy
Editor : Desy Ayu