Hilangkan Penat, Group Mancing 'Sahrukan' di Dukuhsari Borong Ikan Babon

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua group mancing Nurkhan. SP/ Hikmah
Ketua group mancing Nurkhan. SP/ Hikmah

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bagi para penggemar mancing pasti tidak heran dengan slogan “tidak mengenal kepanasan dan kehujanan yang penting bisa menarik ikan naik ke atas”. Si raja mancing dari group preketek Dukuhsari ketua Cak Nur "Sahrukan" dengan anggota Cak Harjono, Djoko, Candra, Fiki, Hiki mencoba mancing di tambak "Satusan", Sabtu (12/08/2023).

Subhanallah segala kepenatan stress akibat beban pekerjaan dan sebagainya hilang seketika karena ikan yang dipancing cukup besar besar paling besar satu ekor kalau ditimbang 1 kg dan bahkan lebih.

Bahkan si raja mancing Cak Nur dan si Joko pulang membawa hasil pancingan ikan jaer nila babon-babon hampir 18 kg.

Kegiatan memancing memang sudah ada sejak zaman dahulu kala, namun demikian, tingkat kecanggihan teknologi dalam upaya memancing ikan belumlah maju seperti saat ini. 

Biasanya, banyak diantara kita yang memancing hanya sekedar untuk hobi, melepaskan rasa stres akibat pekerjaan yang sudah kian menumpuk akibat pekerjaan, untuk mengais rupiah guna menghidupkan perputaran ekonomi bawahan, dan masih banyak lagi tujuan memancing.

Oleh sebab itu, dalam kegiatan memancing ikan tidak hanya saja cukup berbekal pancing dan umpan seadanya saja, sama halnya juga dengan melakukan kegiatan lain, mancing ikan juga punya trik dan teknik tersendiri, misalnya mulai dari penggunaan joran hingga cara mengangkat ikan sambaran.

Walau panas terik matahari bagi Cak Nur tidak menjadi hambatan, “duduk ndeprok tetap fokus menghadap pancing, sejenak kemudian berhasil mengangkat ikan babon seberat hampir satu kilogram, itulah yang membuat panas menjadi tidak kepanasan,” ungkapnya, Minggu (13/08/2023).

Lain lagi dengan si Joko, “walaupun baru dinas malam mancing tetap berjalan, ngantuk tidak masalah karena terbayar lunas dengan tarikan ikan babon babon dan pulang dengan berjalan agak miring karena berhasil membawa hasil pancingannya kurang lebih 18 kg ngantuk pun hilang dan lega,” ungkapnya. Hik/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan Perubahan Anggaran…

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Penerapan teknologi kini mulai dirasakan di sektor pertanian. Bagaimana tidak, baru-baru ini para petani di Kabupaten Trenggalek…

Mulai Pilah dari Rumah, Pemkab Catat Produksi Sampah di Jombang Tembus 530 Ton per Hari

Mulai Pilah dari Rumah, Pemkab Catat Produksi Sampah di Jombang Tembus 530 Ton per Hari

Minggu, 19 Jul 2026 15:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti produksi sampah di Kabupaten Jombang mencapai sekitar 530 ton per hari, saat ini masalah tersebut telah menjadi…

Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Minggu, 19 Jul 2026 14:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pada umumnya, setelah Hari Raya Idul Adha harga daging umumnya cenderung turun karena pasokan melimpah. Namun tahun ini justru…

Usai MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak di Kota Malang Alami Kenaikan

Usai MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak di Kota Malang Alami Kenaikan

Minggu, 19 Jul 2026 13:51 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Diduga akibat beroperasinya kembali SPPG untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sejumlah komoditas khususnya harga…

Petani Meringis! Tanaman Sayur Busuk dan Mati Dampak Fenomena Embun Upas di Ijen Bondowoso

Petani Meringis! Tanaman Sayur Busuk dan Mati Dampak Fenomena Embun Upas di Ijen Bondowoso

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Kawasan Ijen, Bondowoso kembali diselimuti fenomena embun upas atau embun salju yang menciptakan pemandangan yang eksotis,…