Peringati HUT RI ke-78, DPC Partai Gerindra Ajak Kader Ikuti Upacara Bendera

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 17 Agu 2023 15:55 WIB

Peringati HUT RI ke-78, DPC Partai Gerindra Ajak Kader Ikuti Upacara Bendera

SurabayaPagi, Surabaya - Sebagai upaya menjaga nilai nasionalisme sebagai warga Indonesia, DPC Gerindra Surabaya menggelar upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke 78 di halaman kantornya di Jl. Teluk Tomini, Sursbaya, Kamis (17/8/2023).

Ketua DPC Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso menjelaslan bahwa upacara HUT RI ke-78 ini merupakan pertama kalinya digelar.

Cahyo menerangkan bahwa momen upacara ini juga diikuti oleh seluruh PAC Gerindra di Kota Pahlawan, dirinya menyebut bahwa kegiatan ini diharapkan bukan menjadi sebuah kegiatan formal dan berharap seluruh komponen bangsa bersatu.

"Ini yang ingin kami sampaikan kepada seluruh kader maupun seluruh masyarakat Surabaya bahwa jangan jadikan 17 Agustus hanya sebagai rutinitas saja, tapi ada nilai-nilai yang bisa kita ambil dari situ," ucap Cahyo.

Cahyo menuturkan bahwa momen peringatan HUT RI pada tahun ini terasa istimewa, hal ini dikarenakan bergabungnya partai Golkar, PAN dan PBB ke dalam koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Cahyo menyebut bahwa sosok Prabowo Subianto merupakan sosok yang paling tepat guna melanjutkan kinerja Presiden Jokowi Widodo dalam memimpin Indonesia. 

"Bapak Haji Prabowo Subianto adalah sosok yang paling pas untuk memimpin negeri ini pada periode 2024-2029 tetapi kita tentu harus tetap rendah diri, mawas hati terus bekerja, terus berkonsolidasi agar kekuatan besar ini betul-betul bisa menjadikan suatu kemenangan di pemilu 2024 nanti," terangnya. 

Cahyo pun menyinggung PR besar negara yang belum terselesaikan hingga kini, yakni mental dan karakter manusianya.

Karena Sumber Daya Manusia (SDM) dari pemuda yang dimiliki Indonesia cukup banyak tapi jika tak memiliki semangat nasionalisme dan kepribadian kebangsaan maka nilai Indonesia akan luntur.

"Kita tidak boleh hanya menjadi negara maju saja tetapi mengesampingkan nilai-nilai budi pekerti luhur seperti yang disampaikan bapak Presiden. Jadi inilah yang menjadi PR kita meskipun kita sudah bertambah usia 78 tahun ada problem karakter dan mental dari masyarakat kita," tuturnya. 

Dengan bertambahnya usia kemerdekaan Republik Indonesia, Cahyo pun menaruh harap agar para tahun 2045 kemiskinan di Indonesia sudah tidak ada lagi seperti yang diinginkan pendiri bangsa ini. Dirinya pun mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo yang telah menurunkan angka kemiskinan dan stunting selama masa kepemimpinannya. Byb

Editor : Redaksi

Tag :

BERITA TERBARU