Berhijab Jilat Es Cream, Dalam Marketing, Wanita Murahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ada berita kita edisi Jumat (18/8/2023) berjudul "Selebgram Berhijab Jilat Es Cream, Dilaporkan Hijabers". Ia adalah selebgram Oklin Fia. Pelapornya ada dua yaitu Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia, dan Umi Pipik, istri dari almarhum ustaz Jefri Al Buchori.

Terlapor seorang wanita bernama Oklin Fia, (19 tahun). Oklin adalah Mahasiswi sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta. Ia dilaporkan ke Bareskrim Polri. Penganut agama Islam ini dilaporkan dua pelanggaran. Pertama dugaan melakukan tindak pidana pornografi. Kedua diduga melakukan penodaan Agama. Dua tindak pidana ini ditenggarai melakukan pansos (panjat sosial).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pansos adalah usaha untuk mencitrakan diri sebagai orang yang mempunyai status sosial tinggi. Bahasa gaulnya cari popularitas dengan cara mengunggah foto, video dan tulisan di media sosial.

Hasil penelusuran foto-foto Oklin Fia, konten vulgar makan es krim dekat selangkangan seorang pria itu menurut ukuran saya yang seorang pria, vulgar. Ironisnya, konten-konten foto itu dibagi-bagikan. Hasil penelusuran saya, Oklin kerap membuat tayangan yang ambigu mengarah ke aksi pornografi dan vulgar.

Terlebih lagi konten-konten tersebut direkam Oklin dengan mengenakan hijab. Sehingga, dirinya dinilai telah melecehkan agama.

Sampai Jumat (18/8/2023), Oklin Fia masih manjadi buah bibir di medsos. Padahal, konten vulgar makan es krim dekat selangkangan seorang pria, sudah berlangsung sejak pekan lalu.

Penasaran dengan sosok selebgram ini? Ada foto-foto yang diunggah di media sosial Instagram @oklinnnnn.fans.

Jejak digital yang saya gali, selebgram yang lahir di Medan, 24 Oktober 2001 ini kerap membagikan pose menggoda dengan menonjolkan lekuk tubuhnya yang aduhai dengan balutan busana super ketat. Wajahnya memakai hijab.

Dalam sebuah podcast bersama dr Richard Lee, Oklin menyebut style yang dia tampilkan dalam kontennya hanya untuk gaya-gayaan. Masya Allah. Lalu apa makna itu berhijab? Apa lifestyle atau mengikuti syariat Islam.

Literasi yang saya baca, wanita berhijab wujud dirinya mengikuti syariat Islam dengan batasan-batasan jelas.

Ada beberapa ketentuan wanita berhijab dalam Islam yakni: Hendaknya menutup seluruh tubuh dan tidak menampakkan anggota tubuh sedikitpun selain yang dikecualikan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan katakanlah kepada wanita-wanita mukminat, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan janganlah menampakkan perhiasan mereka kecuali yang biasa nampak dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka“. [An Nuur/24:31].

Pesan moral Qur'an, dengan berhijab seorang wanita tidak menarik perhatian pandangan laki-laki yang bukan mahram.

Dengan berhijab, berbaju ketat dan tampilan foto-foto seronok seperti itu, kesan saya Oklin berhijab bukan semata-mata karena perintah agama untuk menutup aurat, namun sudah merambah gaya hidup dari lifestyle.

 

***

 

Menurut kamus gaul, pansos (panjat sosial) adalah kosa kata yang telah memantik keriu-rendahan dalam alur lalu lintas komunikasi.

Pansos itu sendiri diterjemahkan sebagai usaha yang dilakukan untuk mencitrakan dirinya sebagai orang yang mempunyai status sosial tinggi.

Melalui publikasinya, hal yang dapat dilakukan secara terencana, masif dan juga terkadang bombastis. Hal yang diharapkanlah pelaku pansos akan mendapat panggung dan tempat peliputan media cetak dan elektronik plus dengan jepretan camera dari pewarta atau jurnalis yang meliputnya. Akhirnya dapat cuan.

Praktis, pansos itu sama dengan usahanya manusia untuk membranding untuk dapat memperkuat dan membesarkan namanya dan personalitasnya. Goalnya brand tentang diri pribadinya menjadi positif dan ada efek ekonomikal.

Oklin yang kini dilaporkan ke Bareskrim Polri, berkecederungan mengarah konotasi cara membranding negatif. Ia telah menuai serangkaian kecaman (di-bully) dan kritik netizen.

Keadaan Oklin, kini bertambah memburuk. Saya pantau Oklin, tidak mengeluarkan argumentasi apa dan mengapa ia berpansosria dengan melawan arus gunakan hijab.

Oklin, kayaknya tahu pansos itu memiliki sifat suka dan senang pamer (narsis). Semats demi mendapatkan perhatian sosial.

Singkatnya, Oklin, bergaya atau bersosialita tidak sesuai kenyataan dan realitas di dalam kehidupannya yang berhijab dan pakaian ketat. Ada kontradiksi antara realitas dengan kenyataan hidup yang sesungguhnya ia berhijab.

Oklin, tampak berpansos tidak menekan dan mengurangi sisi negatifnya.

Ia tak menjaga reputasinya sebagai hijabers. Apalagi masih isia 19 tahun dan belum menikah.

Mengutip data ppdikti.kemdikbud.go.id, Oklin Fia, berkuliah di Universitas Mercu Buana (UMB), Jakarta jurusan Ilmu Komunikasi tahun ketiga.

Akal sehat saya berbisik sebagai mahasiswi Ilmu komunikasi, ia pasti sudah diajari tentang dasar-dasar ilmu marketing. Disana dikenalkan brand atau image. Dua hal ini bisa menyentuh tentang personalitas seseorang. Apalagi dalam lingkup pansos.

Brand melalui pansos itu tidak mungkin mendadak atau tiba-tiba terkenal tanpa ada prestasi dan reputasi baik dan yang dapat membanggakan.

Maklum, secara keilmuan marketing, sudinya ada kelanjutan di dalam membangun brand tentang dirinya sendiri yang semula dari bawah hingga ke tingkat yang lebih tinggi (populer) mesti disertai pembuktian kemampuan. Ini agar reputasinya diakui oleh banyak pihak.

Sebagai mahasiswi Ilmu Komunikasi, Oklin mesti tahu pribadi-pribadi berpansos adalah berusaha mempengaruhi publik di media sosial Keseluruhan. Termasuk terlibat serangkaian menjual dirinya atau mempromosikan dirinya (mengkomunikasikan). Goalnya pasti ingin terkenal dan dapat cuan banyak.

Melalui konsep yang jelas dari segi keilmuan, dalam berkomunikasi mestinya Oklin sebagai wanita terdidik dan berhijab mengkomunikasikan reputasinya dengan realitas dan fakta-fakta positif. Itu yang saya serap prinsip dasar membangun citra personalitasnya di media sosial. Oklin mesti sadar, medsos itu diisi orang yang beragam dan heterogen.

Masak mahasiswi cantik, muda berhijab dan layang sampai mau "menjual diri" gunakan konten murahan jilat es cream di atas selangkangan pria. astaghfirullahaladzim! ([email protected])

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…