1000 Olahan Manuk Teruk Menambah Khasanah Kuliner Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat mencicipi olahan manuk teruk yang disajikan sekitar 1000 olahan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati saat mencicipi olahan manuk teruk yang disajikan sekitar 1000 olahan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Beraneka macam kuliner di Lamongan terus bermunculan. Terbaru kuliner ikan manuk teruk menjadi kuliner yang kini mulai diburu oleh masyarakat. Bahkan sangking banyaknya yang memburu kuliner spesies burung pemakan serangga air ini sampai di festivalkan di Desa Jabung Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Sabtu (19/08/2023).

Kegiatan hasil kolaborasi antara Ansor dan Fatayat Desa Jabung tersebut hingga menarik kedatangan bupati Yuhronur Efendi beserta jajarannya untuk membuka event festival manuk teruk itu, setelah sebelumnya festival serupa mulai Gandrung Rajungan, Dayung Perahu, Layang-layang, Pecel Lele, Sego Muduk, Kupatan, Pindang dan banyak lainnya dibuka oleh orang nomor satu di Lamongan ini.

Festival olahan makanan manuk teruk dalam rangka HUT ke-78 RI tersebut, seakan menjawab kalau  Lamongan adalah gudangnya kuliner. Manuk teruk sendiri adalah Burung Mandar Batu yang hidup di danau, kolam, parit, sawah, dan tambak payau. 

Bahkan di Kabupaten Lamongan tepatnya di Desa Jabung, burung ini sudah dikenal sejak zaman nenek moyangnya sebagai alternatif pengganti lauk ikan saat musim kemarau. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Penyelenggara Festival Rifqi Basit.

"Manuk Teruk ini dipilih karena merupakan salah satu ciri khas, ikon Desa Jabung. Turun temurun dari Mbah-Mbah zaman dulu, Manuk Teruk ini alternatif kalau tidak ada ikan di rawa pas musim kemarau, karena mudah sekali ditemukan. Ini juga sebagai wadah memperkenalkan ciri khas Jabung pada daerah lain," terang Rifqi Basit, Sabtu (19/08/2023).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang hadir pada kesempatan tersebut berharap, diselenggarakannya festival seperti ini akan dapat berdampak pada perputaran perekonomian di Lamongan, juga mampu menarik pengunjung luar daerah dengan memunculkan potensi desa yang dimiliki.

"Diolah dengan tetap menjaga ekosistem keberadaan Manuk Teruk ini sendiri, tadi dikatakan juga mudah ditemui, kadang juga dianggap sebagai hama padi. Adanya festival seperti ini diharapkan dapat menambah Khazanah kuliner Lamongan, melalui adanya kegiatan seperti ini juga akan dapat membantu menggerakkan perekonomian daerah," pungkasnya. jir/dsy

Berita Terbaru

Lazisnu Lamongan Bertekad Mentrasformasi Menjadi Lembaga Filantropi yang Profesional, Transparan dan Berdampak

Lazisnu Lamongan Bertekad Mentrasformasi Menjadi Lembaga Filantropi yang Profesional, Transparan dan Berdampak

Minggu, 14 Jun 2026 17:45 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM Lamongan – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Lamongan terus melakukan pembenahan. Terbaru, perubahan k…

Hari Donor Darah Sedunia, Ning Ita Ajak Jadikan Gerakan Kemanusiaan Berkelanjutan

Hari Donor Darah Sedunia, Ning Ita Ajak Jadikan Gerakan Kemanusiaan Berkelanjutan

Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Semangat kemanusiaan mewarnai peringatan Hari Donor Darah Sedunia Tahun 2026 yang digelar PMI Kota Mojokerto di Atrium Sunrise…

Dakwaan KPK Bongkar Dugaan Pengaturan Proyek oleh Maidi

Dakwaan KPK Bongkar Dugaan Pengaturan Proyek oleh Maidi

Minggu, 14 Jun 2026 15:35 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 15:35 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Fakta baru kembali terungkap dalam sidang perdana kasus korupsi kota Madiun, Kamis (11/6/2026). Dalam dakwaannya JPU menyebut Maidi …

MA Batalkan Vonis Bebas PN Gresik, PPAT Resa Andrianto Divonis Penjara

MA Batalkan Vonis Bebas PN Gresik, PPAT Resa Andrianto Divonis Penjara

Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Perkara yang sempat menyita perhatian publik di Gresik akhirnya mencapai babak akhir. Mahkamah Agung (MA) RI membatalkan putusan b…

Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam beberapa pekan terakhir, para petani jagung dan padi di wilayah Jember, Jawa Timur mulai merugi lantaran gagal panen akibat…

Gandeng BRI dan Polytron, PLN Group Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Timur

Gandeng BRI dan Polytron, PLN Group Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Timur

Minggu, 14 Jun 2026 14:08 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam upaya mempercepat transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan, PLN Group Jawa Timur menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) d…