Ular Piton Raksasa Berukuran 7 Meter Dieksekusi Warga di Kebun Pak Kades

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan ular piton rasaksa berukuran 7 meter gegerkan warga. SP/ BUL
Penampakan ular piton rasaksa berukuran 7 meter gegerkan warga. SP/ BUL

i

SURABAYAPAGI.com, Buol - Warga Desa Monggonit, Kecamatan Tiloan, Buol, Sulawesi Tengah digegerkan adanya penampakan ular berjenis piton berukuran raksasa  yang sedang dalam posisi melilit di kebun milik warga.

Pasalnya selama ini warga belum pernah menemukan ular dengan ukuran tersebut. Ukurannya pun terbilang hampir seperti anaconda. Ular piton temuan warga tersebut diketahui berukuran 7 meter.

"Baru kali ini, makanya warga juga sangat kaget," ungkapnya, Rabu (23/08/2023).

Kepala KUA Tiloan Nurdin menjelaskan bahwa ular itu pertama kali ditemukan oleh menantu Syarifudin di kebun tebu milik Kades Monggonit, Syarifuddin. 

Menantu Syarifuddin itu bergegas pulang setelah melihat ular dengan ukuran yang cukup besar, kemudian ia langsung memberi tahu keberadaan ular itu kepada warga. 

Warga setempat yang mengetahui hal itu pun beramai-ramai menuju ke kebun untuk menangkap ular piton itu.

"Setelah zuhur anak menantunya Pak Kades ke kebun. Hanya berjarak sekitar satu meter dari tempat berdirinya, dia lihat ular tersebut yang sedang terlingkar membentuk tumpukan besar," jelas Nurdin.

Awalnya, ular itu ditusuk dengan kayu agar kepalanya terlihat dan badannya dapat dipanjangkan, kemudian bagian kepala ular disiram dengan bensin.

"Untuk memudahkan didapat kepala (ular), ditusuk dulu pakai kayu (badannya) agar supaya memanjang," jelasnya.

"Menurut Pak Kades yang disiram pertalite bagian kepalanya saja. Saya tidak tanya lagi (alasan kepala ular disiram pertalite)," sambungnya.

Nurdin mengira kepala ular itu disiram agar tidak memberontak ketika hendak dieksekusi. Benar saja, ular tersebut tidak melawan saat kepalanya hendak ditebas oleh warga.

"Tidak ada perlawanan (dari ular). Apalagi setelah disiram pertalite bagian kepalanya kemudian baru dibunuh dengan menebas kepala ular tersebut," ujarnya. bul-01/dsy

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…