Populasi Kantong Semar di Bukit Kelam Terancam Punah, Tersisa 13 Rumpun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim penyelamat melakukan pemantauan kantong semar di gunung Kelam, Sintang. SP/ BKSDA Kabar SKW II Sintang
Tim penyelamat melakukan pemantauan kantong semar di gunung Kelam, Sintang. SP/ BKSDA Kabar SKW II Sintang

i

SURABAYAPAGI.com, Kalimantan - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat melaporkan tingkat populasi kantong semar dengan nama latin Nepenthes Clipeata yang berada di Bukit Kelam, Kabupaten Sintang, terancam punah. Saat ini keberadaan tumbuhan pemakan serangga tersebut hanya tersisa 13 rumpun.

"Nah sekarang sangat memprihatinkan yang tersisa 13 Individu jantan semua tidak punya betina, artinya umur produksi dua tahun kalau tidak lakukan penyerbukan, habis 13, tidak ada anakan. Hanya tumbuh di bukit kelam di Kalimantan barat dari seluruh penjuru dunia," jelas Kepala BKSDA Kalbar, RM Wiwied Widodo, baru-baru ini.

Sejumlah upaya pun telah dilakukan oleh BKSDA Kalbar untuk mengembalikan Tumbuhan Karnivora ini ke tempat asalnya, agar dapat tetap tumbuh dan berkembang. Namun yang menjadi kendala saat ini adalah dari ke-13 Individu yang ada di Bukit kelam, semuanya jantan.

Sementara menurut, Tenaga Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan pada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar, Seksi Wilayah II Sintang, Gustamansyah mengatakan kelangkaan tersebut dapat dipastikan karena adanya perambahan kantong semar endemik yang hanya tumbuh di Gunung Kelam itu, dalam skala besar. 

“Dilihat dari bekasnya, perambahan dalam skala besar. Satu hamparan hilang. Padahal, tahun kemarin, di titik itu, ada populasinya. Setelah kami cek lagi, sudah hilang,” ujar Gustaman, Senin (28/08/2023).

Hal itu berdasarkan survei terbaru yang dilakukan oleh tim pengendali ekosistem hutan pada Agustus 2019, ditemukan bekas penjarahan yang dilakukan oleh pemburu tanaman hias. 

Di jejak itu ditemukan kantong semar di permukaan batu, dengan kondisi daun mengering dan dipastikan mati. Ditemukan pula plastik terserak di antara tumbuhan unik yang mulai mengering tersebut.

"Diduga kuat, ada pemburu yang berniat memindahkan tumbuhan itu dari tempat asalnya," kata Gustaman.

Menurut Gustaman, tumbuh kembang kantong semar langka ini sangat susah. Setahun sekali belum tentu tumbuh. Semua itu tergantung sebaran bunga jantan dan betina.

Kini, kantong semar langka ini masuk daftar Red List--jenis tumbuhan yang paling terancam punah—menurut International Union for Conservations of Nature (IUCN). “Jika sudah punah, semuanya rugi. Dunia juga rugi, kehilangan satu jenis keragaman hayati,” jelas Gustaman.

“Ke depannya BKSDA Kalimantan Barat akan melakukan pembatasan dan pengawasan untuk pengunjung yang akan mendaki Bukit Kelam, di mana pengawasan tersebut akan dilakukan bersama dengan masyarakat,” jelasnya. klm-01/dsy

Berita Terbaru

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…