KPK Tengah Membuka Penyelidikan Baru Kasus Penggelapan Dana Taspen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rina Lauwy, Mantan istri Dirut PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih,  di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (1/9/2023).
Rina Lauwy, Mantan istri Dirut PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (1/9/2023).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyelidikan baru tengah dijalani oleh KPK pada PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai negeri (Taspen). Rina Lauwy Kosasih yang merupakan mantan istri dari Antonius Nicholas Stephanus (ANS) Direktur Utama (Dirut) PT Taspen.

Terdapat dugaan pada ANS bahwa dirinya mengelola dana Rp 300 triliun untuk modal kampanye Calon Presiden (Capres) di Pemilu 2024. Hal ini telah menjadi perbincangan sejak tahun lalu ketika adanya tuduhan Kamaruddin terhadap Dirut Taspen ini.

Kamaruddin Hendra Simanjuntak, ini merupakan pengacara dari Yosua Hutabarat atau Brigadir J dalam kasus pembunuhan yang dilakukan Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. 

Kini, Kamaruddin Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran hoaks. Penetapan tersangka atas nama Kamaruddin Simanjuntak ini tertuang dalam surat ketetapan bernomor S.Tap/85/VIII/RES.1.14/2023/Dittipidsiber yang diterbitkan pada Senin, 7 Agustus 2023, dan ditandatangani Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid.

Saat ini Rina Lauwy telah menyambangi gedung KPK pada 1 September 2023. Rina mengaku telah diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi di PT Taspen.

"Saya hadir di KPK memenuhi undangan dari KPK untuk menjawab beberapa pertanyaan dan membuat klasifikasi mengenai ada pemeriksaan tindak dugaan korupsi di PT Taspen periode 2018 sampai 2022," ujar Rina.

Rina mengatakan laporan korupsi di PT Taspen saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah bukti yang berikatan dengan laporan keuangan telah diserahkan kepada KPK.

"Saya diminta laporan-laporan keuangan, laporan rekening milik saya dan milik Pak Kosasih juga," kata Rina.

"Ditanyakan juga apa saya menerima uang yang banyak. Saya bilang tidak karena sudah dari pertama kali saya menolak,"  tambahnya.

Pengacara Rina, Frederik J Pinakunary, menambahkan, ada 39 rekening koran yang kliennya serahkan ke KPK pada 1 September 2023.

"Jadi dari pihak Ibu bekerja sama untuk menyerahkan tadi rekening-rekening koran sebanyak 39 rekening koran. Sekiranya ada informasi apa pun itu, tentu Ibu sebagai warga negara yang baik akan kooperatif dan akan memberikan apakah itu informasi ataupun dokumen tambahan yang sekiranya dapat membantu proses penyelidikan yang dilakukan oleh KPK," ungkap Frederik. jk-04/Acl

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…