Thony Dorong Pemerintah Dukung Pembumian Aksara Jawa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony. SP/ Al Qomarudin
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony. SP/ Al Qomarudin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony mendorong Pemerintah baik Pemprove maupun Pemerintah Kota/Kabupaten ikut andil dalam pembuatan atau pelestarian aksara Jawa. 

Thony mengatakan selama ini mata pelajaran bahasa Jawa hanya sebagai formalitas untuk menggugurkan kewajiban pelaksanaan pendidikan. Ia akan mendorong pemerintah untuk menyukseskan program aksara Jawa ini. 

"Di Surabaya bisa disampaikan muatan aksara Jawa di SDN Sulung. Diajarkan agar menjadi  percontohan. Masyarakat juga bisa belajar di situ dengan dibuka kelas bahasa dan aksara Jawa. Harapannya Dispendik bisa mengeksplorasi lebih dalam tentang program ini," tutur AH Thony. 

Selain itu aksara Jawa juga bisa membangun kegiatan ekonomi, seperti pembuatan souvenir berupa aksara Jawa. Dengan begitu kerinduan akan potensi kedaerahan nampak. Apalagi, saat ini lagu-lagu berbahasa Jawa atau kedaerahan sudah mulai menghiasi. 

"Saya rasa dengan adanya membumikan lagi aksara Jawa bisa mengobati kerinduan kepada potensi kedaerahan. Saya rasa tidak ada salahnya kalau Ibu Gubernur berkenan memberi ketauladanan juga. Cara itu saya yakini akan dapat membangkitkan huruf jawa dari tidurnya dengan cepat," pungkasnya. 

Sementara perwakilan Balai Bahasa Jawa Timur, Amin Mulyanto, menerangkan dukungan membumikan aksara Jawa juga menjadi program dari Balai Bahasa Jawa Timur yang sudah bergerak melestarikan dan melindungi bahasa dan sastra. 

Menurutnya aksara di era saat ini mengalami dinamika di masing-masing daerah. Pihaknya sebagai lembaga pemerintah bergerak melestarikan, melindungi dan menginternasionalisasikan bahasa dan sastra. 

"Kami menanggapi dari DPRD, teman-teman komunitas dan juga dari Konjen memang perlu pelestarian. Sehingga era ini perlu ada dorongan bagi generasi penerus terutama di tingkat pendidikan dasar agar lebih membumi," kata Amin. 

Sejauh ini dalam hal pelestarian aksara di Jawa Timur, Balai Bahasa menerbitkan majalah yang di dalamnya ada tiga bahasa dan aksara, yakni Jawa, Madura dan juga Osing dari Banyuwangi. Selain itu pemahaman literasi dilakukan mulai dari siswa atau sekolah hingga keluarga. 

"Melalui aksara Jawa menjadi pembelajaran tidak hanya konteks huruf tapi filosofi dan sejarah nilai luhur yang harus dimulai dari generasi muda," ujarnya. 

Bahkan pihaknya mendukung agar bahasa dan aksara Jawa ini bisa kembali masuk muatan lokal. Alq/dsy

Berita Terbaru

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Konsolidasi hingga tingkat a…

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…

Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya

Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya

Minggu, 09 Agu 2026 15:45 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus viralnya di media sosial (medsos) terkait pengasuhan anak berinisial A dari pasangan suami istri (pasutri)…

Mulai Pasang Portal dan CCTV, Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih

Mulai Pasang Portal dan CCTV, Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih

Minggu, 09 Agu 2026 15:40 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul banyaknya keluhan warga terkait tarif parkir yang melebihi ketentuan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membenahi sistem…

Musim Kemarau, Dam Jejeruk Magetan Jadi Hidden Gem Gratis Bernuansa Alam

Musim Kemarau, Dam Jejeruk Magetan Jadi Hidden Gem Gratis Bernuansa Alam

Minggu, 09 Agu 2026 15:22 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berakhir pekan tidak perlu merogoh kocek untuk menikmati wisata alam yang banyak menawarkan berbagai keindahan dan spot menarik.…

Efektifkan Upaya Pemadaman, TNBTS Tutup Total Akses Wisata Kawasan Gunung Bromo

Efektifkan Upaya Pemadaman, TNBTS Tutup Total Akses Wisata Kawasan Gunung Bromo

Minggu, 09 Agu 2026 15:00 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya mengefektifkan pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang sempat terbakar hebat, saat ini Balai Besar Taman…