SURABAYAPAGI.com, Depok - Kasus ibu dan anak yang ditemukan tinggal jasad dan kerangkanya saja di sebuah rumah di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat masih menyisakan misteri dan teka-teki.
Kini, Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab kematian ibu dan anak tersebut. Dari hasil olah TKP ulang yang digelar pada Sabtu (09/09/2023).
Menurut Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, pihaknya menemukan senter dan dupa yang berisi bebatuan di dekat jenazah.
"Kita juga menemukan di TKP ditemukan di dekat jenazah ini 2 buah senter dan 2 buah dupa yang berisi bebatuan. Nah, ini yang akan kita teliti lagi apa jenisnya ini," ujarnya, Senin (11/09/2023).
Selain itu, Hengki juga menyampaikan fakta bahwa listrik di rumah tersebut juga sudah dimatikan pada 28 Juli 2023.
"Kita selidiki lagi kegunaan senternya kita selidiki lagi, apakah karena listrik sudah dimatikan? karena ada surat peringatan dari PLN tanggal 21 Juli, tanggal 28 Juli sudah diputus, sudah nunggak satu bulan," jelas Hengki.
Sebagai informasi, kasus viral yang melibatkan pasangan ibu dan anak perempuannya ini diketahui hanya hidup berdua saja di rumah tersebut. Sementara sang suami sudah meninggal dunia sejak 2011 lalu.
Kepala Urusan Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi sebelumnya berujar, penemuan jenazah itu bermula saat warga setempat melapor kepada satpam perumahan bernama Jafar bahwa Grace dan David sudah lama tak terlihat.
Jafar kemudian mengajak ketua RT setempat, Sony Wicaksono, untuk mengecek kediaman Grace dan David.
Jafar dan Sony masuk secara paksa melalui pintu garasi rumah ibu dan anak itu. "Saksi (Jafar-Sony) mencoba masuk ke dalam pagar, lalu membuka garasi rumah, dan mencium bau tidak sedap dari ruang kamar mandi," ujar Made, Kamis.
Jafar dan Sony kemudian melapor ke Polsek Cinere. Pihak kepolisian bersama Jafar-Sony lalu membuka pintu kamar mandi dan menemukan jenazah Grace dan David. Menurut Made, kedua korban ditemukan dalam keadaan bersandar ke dinding kamar mandi.
"Kedua korban ditemukan di ruang kamar mandi yang tidak terkunci dalam keadaan sudah tidak bisa diidentifikasi, tinggal tengkorak," ucap Made.
Hingga kini polisi telah memeriksa 12 orang saksi. Mulai dari keluarga inti, tetangga, tukang galon, hingga petugas PLN. dpk-01/dsy
Editor : Desy Ayu