Tidak Ada Laporan WNI Jadi Korban Banjir Bandang Libya, KBRI Tetap Buka Hotline

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta  -  Pemerintah Indonesia siap bantu korban banjir Libya dan gempa Maroko. Meskipun tidak terdapat laporan WNI jadi korban, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha menyatakan bahwa ada saja warga Indonesia yang tidak tercatat di KBRI karena tidak melapor.

Pemerintah Indonesia bersedia untuk membantu korban banjir Libya dan gempa Maroko jika diminta bantuan. Hal ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Muhammad Iqbal. 

Adapun sejauh ini pemerintah Maroko belum membuka diri untuk bantuan asing, kecuali untuk empat negara yaitu Inggris, Qatar, Spanyol dan Uni Emirat Arab (UEA). Adapun, pemerintah Libya masih berdiskusi dengan Kuasa Usaha Indonesia di Tripoli, Dede Rivai.

"Kalau sudah ada permintaan, kita pasti akan memberikan bantuan. Indonesia punya tradisi selalu menjadi rombongan negara pertama membantu negara-negara sahabat," kata Iqbal.

Sejauh ini, tidak ada laporan terkait WNI yang menjadi korban banjir bandang di Libya. Meski begitu, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tripoli masih melakukan pencarian informasi.

Pada konferensi pers di Jakarta, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan ada 282 WNI tinggal di Libya, kebanyakan tinggal di wilayah barat. Mereka terdiri dari mahasiswa dan pekerja. Selain banjir di Derna, banjir juga merendam Benghazi dimana 10 warga Indonesia berada.

"Ada sepuluh yang tercatat di sana (Benghazi), keseluruhannya pekerja migran. Kita sudah bisa kontak dan kondisi mereka aman. Yang parah kan di Kota Derna," ujar Judha.
Walaupun sampai saat ini belum ada warga Indonesia menjadi korban banjir bandang di Libya. KBRI Tripoli tetap membuka hotline bagi keluarga yang hilang kontak dengan keluarganya yang menetap di Libya dan ingin mendapatkan informasi. Hotline KBRI Tripoli adalah +218944815608. jk-7/Acl

Tag :

Berita Terbaru

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…