BMKG: Suhu Maksimal Surabaya 38 Derajat Celsius

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 02 Okt 2023 21:35 WIB

BMKG: Suhu Maksimal Surabaya 38 Derajat Celsius

i

Cuaca panas yang terik di kota Surabaya, Senin (2/10/2023) kemarin, terasa di sejumlah wilayah Surabaya. Seperti di daerah Jalan Pandegiling Surabaya, pada pukul 13:00 WIB. SP/Raditya

Tapi Aplikasi AccuWeather Prediksi Capai 43 Derajat Celsius (sub judul)

 

Baca Juga: Nekat Buka Paksa, Satpol PP Surabaya Segel Ulang

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam sepekan, Kota Surabaya dan sekitarnya dilanda cuaca panas yang cukup menyengat. Bahkan, menurut aplikasi AccuWeather, suhu cuaca di kota Surabaya diprediksi mencapai 42 derajat celsius. Namun, prediksi aplikasi cuaca itu diluruskan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Surabaya. Suhu kota Surabaya dalam satu bulan kedepan, maksimal 36-37 derajat celsius. Bahkan, bisa mencapai 38 derajat.

Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, dalam keterangannya kepada Surabaya Pagi, Senin (2/10/2023), menyebut suhu maksimum di Surabaya dan sekitarnya di bulan Oktober, normal maksimal 36-37 derajat celsius.

Teguh menjelaskan, informasi di laman tersebut berdasarkan prakiraan model cuaca global, dengan nilai error yang masih tinggi.

Semakin jauh hari yang diprakirakan dari initial model-nya, maka nilai errornya akan semakin tinggi. “Kami tidak mengetahui bagaimana tingkat akurasi dari data yang disampaikan oleh pihak penyedia layanan informasi cuaca tersebut,” kata Teguh.

Berdasarkan data pengamatan BMKG dalam beberapa hari terakhir, tercatat nilai suhu maksimum di wilayah Surabaya dan sekitarnya adalah 35 derajat celcius.

Bahkan, BMKG merilis dalam sepekan kedepan, Kota Surabaya, diprediksi suhu maksimal 34 derajat celsius yang terjadi di siang hari antara pukul 10:00 - 14:00, dengan kecepatan angin 20 km/jam dan kelembaban 50-85 persen.

"Sepekan kedepan, maksimal 34 derajat dan suhu minimal di malam hari 25 derajat, dengan kelembaban antara 50-85 %, cukup membuat berkeringat," lanjutnya.

Ia menjelaskan penyebab suhu panas di Surabaya dan hampir seluruh wilayah di beberapa daerah Indonesia dipicu beberapa hal. Salah satunya dinamika atmosfer yang membuat cuaca sering cerah, sehingga tidak ada awan hujan dan mengakibatkan sinar matahari masuk tanpa hambatan ke bumi.

"Kedua, ada namanya gerak semu matahari yang seharusnya pada 23 September 2023 dia bergerak dari utara ke selatan. Nah dalam pergerakan di tanggal itu pas di ekuator, dan ekuator itu kan di Indonesia. Sehingga sinar matahari tadi memang lebih intens juga karena jaraknya lebih dekat ke ekuator," paparnya.

Ia pun menerangkan cuaca panas ekstrem terjadi karena sebagian wilayah Indonesia bagian Selatan masih mengalami kemarau. Minimnya pertumbuhan awan hujan juga memicu udara terasa kering.

 

Paparan UV Ekstrem

Cuaca panas juga disertai paparan sinar UV yang cukup ekstrem. BMKG Juanda pun mengeluarkan imbauan untuk menghindari bahaya sinar UV ekstrem. Satu di antaranya memakai tabir surya saat keluar rumah.

Baca Juga: Tahun 2024 Ditargetkan 1.100 Aset Pemkot Surabaya Bersertifikat

Seperti hindari paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga 4 sore. Kemudian tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari. Kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan. Serta perbanyak konsumsi air putih, untuk menghindari dehidrasi.

Teguh Tri Susanto mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan. Bahkan, jika memungkinkan masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan.

"Jika terpaksa aktivitas di luar ruangan, jangan lupa menggunakan pelindung tubuh agar tidak terpapar langsung sinar UV, dan mengonsumsi air putih yang cukup agar selalu terhidrasi," kata Teguh

Hal yang sama disampaikan Prakirawan Stasiun BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Ady Hermanto. Menurutnya, cuaca panas ekstrem di Jatim lebih ke sensasi rasa panas matahari yang menyengat.

Ia juga meminta masyarakat benar-benar mengurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari. Kalau memang bekerja atau beraktivitas di luar ruangan, harus melindungi diri dengan pakaian tertutup maupun menggunakan tabir surya.

 

Prediksi AccuWeather

Baca Juga: Pemancing Tewas Mengambang di Sungai Rolak

Sebelumnya, aplikasi informasi cuaca, AccuWeather, mencatat panas ekstrem mencapai 43 derajat celsius diprediksi akan melanda Surabaya, Jawa Timur, pada 12-15 Oktober 2023. Indeks sinar ultraviolet (UV) akan menyentuh angka 13 dan masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

Bahkan, pada 15 Oktober 2023, suhu panas Surabaya mencapai 43 derajat celsius. Namun, indeks sinar UV pada hari Minggu itu di angka 7 Tidak Sehat (sensitif).

Sementara dari situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) belum ada informasi prakiraan cuaca pada tanggal 12-15 Oktober 2023. Prakiraan cuaca yang muncul hanya untuk waktu sepekan ini.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto meragukan prediksi tersebut. Sebab, selama ini di Indonesia belum pernah terjadi suhu maksimum mencapai 42 derajat celsius. "Sulit untuk mencapai 40 derajat celsius," terang Guswanto, dikutip dari detikHealth, Senin (2/10/2023).

Guswanto mengungkapkan BMKG mempunyai alat pengukur suhu yang tersebar di sejumlah wilayah. Data pengamatan BMKG menyebutkan suhu maksimum terjadi pada 22-29 September 2023 di beberapa wilayah Indonesia.

Saat itu cuaca panas cukup tinggi dan suhu mencapai 35-38 derajat celsius pada siang hari. "Kami ada data observasi, juga ada data prakiraan. Kalau yang kita lihat saat ini adalah data observasi," katanya.

"Jadi sudah diamati, nah kalau ingin melihat data yang prakiraan itu kami punya juga di www.bmkg.go.id hingga level kecamatan. Di sana ada suhu minimumnya berapa, suhu maksimumnya berapa. Itu sampai tujuh hari ke depan," lanjutnya. sb2/ain/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU