Nasabah PNM Berhasil Mengembangkan Toko Kerajinan Kain Sasirangan Dengan Modal Awal Hanya Rp2 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan  Sri Hartarty selaku nasabah ultra mikro (UMi) PNM.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Sri Hartarty selaku nasabah ultra mikro (UMi) PNM.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sri Hartarty yang merupakan nasabah ultra mikro (UMi) binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendapatkan apresiasi dari Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, atas keberhasilannya dalam memiliki dan mengembangkan toko kerajinan kain sasirangan. Adapun toko kerajinan kain sasirangan Sri Hartarty berlokasi di Sungai Jingah, Banjarmasin.

"PNM harus terus membina kluster kelompok ultra mikro dan membantu pemasaran produk binaannya," kata Suahasil pada kunjungannya ke Kalimantan Selatan pada Jumat (29/9) lalu. 

Pada kesempatan tersebut, Sri Hartarty memperlihatkan cara menjulur kain dari kain warna putih kepada Suahasil, di mana menjulur kain merupakan bagian paling rumit dari proses pembuatan kain sasirangan.

"Menjulur kain yang motifnya rumit bahkan bisa memakan waktu satu bulan," kata Sri seraya menunjukkan cara mengubah kain dari putih menjadi bermotif sasirangan.

Selama ini, Sri rajin mengikuti berbagai pendampingan dalam Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) Bermakna dan program Pelatihan Kapasitas Usaha (PKU) PNM.

Jika pada awal mula usaha Sri hanya menjual beberapa potong kain per bulan, kini dia membungkus ratusan pesanan per bulan. Dengan adanya akses permodalan dari PNM, Sri mampu menambah variasi produk di tokonya, seperti kain, baju kemeja, gaun, kerudung, hingga mukena. 

Perjalanan Sri itu menggambarkan peran PNM di tengah masyarakat UMi. Sri memulai bisnis bersama PNM dari plafon pinjaman Rp2 juta, hingga kini mencapai Rp5 juta.

Sri mengakui, kondisi pandemi Covid-19 memberi dampak besar terhadap usahanya. Di sisi lain, PNM berhasil bertahan dengan peningkatan jumlah nasabah. Saat itu, Sri memutuskan bergabung dengan PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

"Saya harap tidak hanya nasabah, tetapi ibu-ibu yang berdaya di seluruh Indonesia dapat merasakan dampak yang luar biasa dalam membangun usahanya bersama PNM Mekaar," ucap Sri. ac

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…