Sebelum Diperiksa KPK dalam Dugaan Korupsi Gedung Pemkab Lamongan, Ketua DPRD Sempat Pimpin Rapat Dewan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Lamongan, H. Abdul Ghofur baju putih dengan pimpinan lainnya, saat memimpin rapat koordinasi bersama ketua fraksi dan pihak eksekutif di ruang kantornya. SP/Ist
Ketua DPRD Lamongan, H. Abdul Ghofur baju putih dengan pimpinan lainnya, saat memimpin rapat koordinasi bersama ketua fraksi dan pihak eksekutif di ruang kantornya. SP/Ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Proses penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Pemkab Lamongan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali didalami. Bila dua minggu lalu, lembaga anti rasuah ini mengobok-obok Kabupaten Lamongan. Kini, KPK memeriksa secara intensif Ketua DPRD Lamongan H. Abdul Ghofur.

"Hari ini, tim penyidik melakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi berkaitan dugaan korupsi di Pemkab Lamongan. Pemeriksaannya di BPKP Perwakilan Provinsi Jatim," kata Ali Fikri, juru bicara KPK, Senin (9/10/2023).

Ali menjelaskan, yang dilakukan pemeriksaan dan pendalaman, yakni Abdul Ghofur, sebagai ketua DPRD Lamongan dan Dodik Tri Setyawan sebagai Sales Engineer PT Wika Beton WIlayah Penjualan V Regional Surabaya.

"Satu saksi bernama Abdul Ghofur ketua DPRD Lamongan, dan Satu saksi lainnya bernama Dodik Tri Setiyawan, Sales Engineer PT Wika Beton Wilayah Penjualan V Regional Surabaya," ungkapnya.

Namun, dari kabar yang dihimpun tim Surabaya Pagi, hingga Senin (9/10/2023) malam, pemeriksaan Abdul Ghofur dan Dodik Tri masih berlangsung di kantor BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur.

 

Pimpin Rapat Dewan

Terpisah, Sekertaris Dewan Aris Wibawa saat dikonfirmasi Surabayapagi.com, terkait pemeriksaan Ketua DPRD Abdul Ghofur, dirinya belum mengetahuinya pasti. Ia menjelaskan, bahwa sejak Senin pagi hingga siang, lanjutnya, Ketua DPRD memimpin sejumlah rapat gabungan di ruang kerjanya bersama perwakilan legislatif dan eksekutif.

"Kalau sekarang, saya tidak tahu persis beliau posisi sekarang diperiksa atau tidak, karena pagi hingga siang tadi beliau memimpin sejumlah rapat koordinasi bersama ketua fraksi-fraksi dan eksekutif," kata Aris saat dihubungi Surabayapagi.com, Senin (9/10/2023) sore.

Agenda apa yang dipimpin oleh ketua DPRD, tambah Aris, bahwa Abdul Ghofur memimpin rapat koordinasi adanya perubahan Peraturan Presiden (Perpres) No 53 tahun 2023.  Saat didesak apakah sebelumnya sudah ada surat panggilan untuk yang bersangkutan, lagi-lagi Aris tidak mengetahuinya. "Saya tidak tahu mas, bisa saja surat itu diterima langsung beliau di rumahnya," tukasnya.

 

Dikonfirmasi, Abdul Ghofur Diam

Terpisah Abdul Ghofur ketua DPRD Lamongan saat dihubungi untuk dikonfirmasi perihal pemeriksaan yang yang dilakukan KPK kepadanya belum berhasil. Handphone yang bersangkutan tidak aktif.

Sekedar diketahui, KPK sebelumnya telah melakukan penggeledahan ke sejumlah kantor dan rumah pihak-pihak terkait di Lamongan dalam upaya mengungkap kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Pemkab senilai Rp 151 miliar.

Sejumlah saksi sampai puluhan sudah diperiksa oleh KPK di kantor BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Bahkan isu yang berkembang sebelumnya bupati juga tengah diperiksa KPK, namun informasi ini dibantah oleh sejumlah orang dekatnya kalau bupati tengah menjalani opname beberapa hari di salah satu rumah sakit yang ada di Surabaya.

Bahkan pada Minggu malam dan Senin ini sudah mulai aktif kembali menyambut kafilah MTQ Kabupaten Lamongan yang keluar sebagai juara umum MTQ  tingkat Jawa Timur di Pendopo Lokatantra setempat. (jir/ham/rmc)

Berita Terbaru

Bidik Peningkatan PAD, Pemkab Ponorogo Hadirkan Wisata Malam di Telaga Ngebel

Bidik Peningkatan PAD, Pemkab Ponorogo Hadirkan Wisata Malam di Telaga Ngebel

Senin, 02 Nov 2026 12:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menarik lebih banyak wisatawan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Perkuat Pencegahan Narkoba, Pemkab Probolinggo Deklarasikan 10 Desa Bersinar

Perkuat Pencegahan Narkoba, Pemkab Probolinggo Deklarasikan 10 Desa Bersinar

Senin, 02 Nov 2026 12:40 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mulai meluncurkan deklarasi 10 Desa…

Terafiliasi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Tulungagung Terancam Dicabut

Terafiliasi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Tulungagung Terancam Dicabut

Senin, 02 Nov 2026 12:14 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak ribuan para penerima manfaat bantuan sosial (bansos) di Tulungagung terancam dicabut haknya lantaran kedapatan…

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

SURABAYAPAGI,  Lumajang- Semboyan “Guru Digugu lan Ditiru” yang memiliki makna bahwa seorang guru harus menjadi sosok yang dipercaya, dihormati, serta menjadi t…

Kurang Waspada, Pemuda 22 Tahun Tewas Terlindas Truk R.10 di Kota Blitar

Kurang Waspada, Pemuda 22 Tahun Tewas Terlindas Truk R.10 di Kota Blitar

Senin, 02 Nov 2026 11:50 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan maut antara Truk R.10 dan pengendara motor di Jalan Kenari Kel. Plosokerep Kec. Sananwetan Kota Blitar pada Minggu 1…

Seragam Gratis Mulai Terdistribusi, Dindik Kota Madiun Siapkan Evaluasi Untuk Tahun Depan

Seragam Gratis Mulai Terdistribusi, Dindik Kota Madiun Siapkan Evaluasi Untuk Tahun Depan

Senin, 02 Nov 2026 11:47 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Keterlambatan distribusi bantuan kain seragam sekolah gratis tahun ini menjadi evaluasi Dinas Pendidikan Kota Madiun. Agar tidak…