Progres Masih 17,5 Persen, Dewan Desak Percepatan Proyek Puskesmas Kemlagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kalangan DPRD Kabupaten Mojokerto mendesak proyek pembangunan Puskesmas Kemlagi dipercepat. Ini menyusul progres pembangunan yang masih menyentuh 17,5 persen.

Wakil rakyat meminta rekanan segera menambah jumlah pekerja agar proyek senilai Rp 1,8 miliar tersebut bisa selesai sesuai jadwal.

Seperti yang diungkapkan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto Hartono. Ia mengaku ketar-ketir proyek strategis daerah ini bisa tuntas sesuai jadwal.

Sebab, proyek ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

’’Ini pengerjaannya hanya 110 hari. Baru kerja tiga minggu, selesai ta? Kami khawatir kok tidak akan selesai,’’ ungkapnya saat sidak kemarin.

Sanksi yang dialami Hartono bukan tanpa alasan. Sebab, di sisa waktu dua bulan mendekati tutup tahun anggaran, proyek dengan pemenang CV. Nusa Jaya Karya pekerjaannya masih jauh di bawah 50 persen.  

Di lapangan, para pekerja baru melakukan pemasangan ram besi untuk konstruksi lantai dua.

’’Pembangunan ini kan konstruksi gedung dua lantai. Sementara waktunya juga singkat sekali, tempatnya juga sangat sulit untuk bekerja,’’ paparnya.

Dengan sisa waktu yang ada, para legislator ini meminta pelaksana lembur. Termasuk menambah pekerja untuk mengejar target.

’’Jadi, tukang harus ditambah, dibuat shift. Tolong dengan waktu seminimal mungkin ini dimaksimalkan,’’ tutur Madrai, anggota dewan yang lain.

Di tengah percepatan pembangunan, pihaknya juga meminta pelaksana harus tetap memperhatikan kualitas, mutu bangunan yang sedianya nanti untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Sehingga, jangan sampai di kemudian hari malah menjadi masalah akibat konstruksi yang asal-asalan.

’’Karena ini menyangkut nyawa manusia, spek dan mutu bangunan harus benar-benar dijalankan. Apalagi kekhawatiran kami kan pasti ada. Dengan melihat bangunan tingkat semacam itu, faktanya waktu pengerjaannya sangat mepet, jadi jangan sampai ada masalah di belakang hari,’’ papar anggota komisi lain, Arif Winarko.

Sementara itu, pelaksana proyek, Agung Suprianto mengaku, sejauh ini progres pembangunan masih 17,5 persen. Kendati begitu pihaknya optimistis bisa rampung tepat waktu.

’’Memang di awal ada kesulitan lokasinya, mungkin kalau lokasinya terkondisikan, progresnya bisa naik. Paling tidak nanti kita juga menambah pekerja, pengerjaannya juga dilakukan dua shif, siang dan malam sampai pukul 22.00,’’ ungkapnya. Dwi

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…