Gubernur Khofifah Raih Gelar Doktor Honoris Causa dari UNAIR

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah memperoleh gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga di Bidang Ilmu Ekonomi, Minggu, (15/10/2023). SP/ Aini
Gubernur Jatim Khofifah memperoleh gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga di Bidang Ilmu Ekonomi, Minggu, (15/10/2023). SP/ Aini

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Gubernur Khofifah Indar Parawansa berhasil meraih anugerah  gelar Doktor Honoris Causa (HC UA) Bidang Ilmu Ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair), di Airlangga Convention Center, Surabaya, Minggu, (15/10/2023).
 
Pada kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan orasi ilmiahnya bertajuk Reformasi Sistem Perlindungan Sosial untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan didepan Rektor, jajaran pimpinan Unair, serta ribuan wisudawan program sarjana.
 
Menurutnya, dalam reformasi perlindungan sosial perlu dilakukan beberapa langkah strategis untuk mencapai tujuan.
 
Diantaranya, yang pertama melalui transformasi Basis Data Terpadu (BDT) menuju sistem pendataan terintegrasi, Satu Data.
 
Kebijakan BDT tersebut mencakup strategi perluasan cakupan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari sebelumnya 40 persen penduduk Indonesia dengan penghasilan terendah.
 
"Melalui perluasan basis data ini diharapkan pelaksanaan program bansos dan subsidi dapat menjangkau masyarakat miskin dan rentan miskin," kata Khofifah, di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus C Unair, Surabaya, Minggu, (15/10/2023).
 
Selanjutnya, yang kedua yakni dengan penyempurnaan mekanisme penyaluran berbasis non tunai. 
 
Menurut Khofifah, hal itu diharapkan bisa mempercepat terwujudnya pelaksanaan program perlindungan sosial yang efektif berdasarkan prinsip 5T (Tepat sasaran, Tepat jumlah, Tepat waktu, Tepat kualitas, dan Tepat administrasi). 
 
Kemudian yang ketiga, berkaitan dengan program-program perlindungan sosial secara bertahap, yakni program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Indonesia Pintar (PIP),  program Kartu Sembako atau sekarang Bantuan Pangan Non Tunai.
 
Tentu hal itu penting dilakukan, supaya anggaran tepat sasaran untuk penerima manfaat.
 
Sedangkan yang keempat yakni sinergi program perlindungan sosial dengan program pemberdayaan, diantaranya Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Usaha Mikro (UMi), Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta program ketenagakerjaan. 
 
Selain itu, Khofifah juga memaparkan bahwa berbagai program bantuan sosial (bansos) yang dulunya terdapat di berbagai kementerian, kemudian diintegrasikan melalui satu kartu yakni Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atas instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
"Jadi dulu bansos itu ada di berbagai kementerian. Sehingga kartunya banyak, jadi orang makin miskin, dompetnya makin tebal karena banyak kartu," 
 
"Kemudian Pak Presiden meminta untuk mengintegrasikan bansos itu menjadi satu kartu," sambungnya.
 
Atas integrasi tersebut, kemudian dilakukan verifikasi dan validasi data sehingga menjadi referensi untuk mengintervensi supaya ada komplementaritas. 
 
"Terdahulu bansos ini tidak terkoneksi satu dengan yang lain, sekarang terintegrasi dalam satu kartu Keluarga Keluarga Sejahtera (KKS) yang dapat disinergikan antar kementerian untuk penyaluran berbagai bansos," papar gubernur perempuan pertama di Jatim itu.
 
Tak luput, Khofifah juga berterimakasih kepada berbagai pihak terutama keluarga yanga telah mendukung penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa tersebut. 
 
"Tak lupa kepada keluarga saya, anak-anak saya. Terima kasih atas semua dorongan dan perhatian yang tulus sehingga  bisa mendapatkan kehormatan ini. Terimakasih untuk seluruh cinta dari keluarga," ungkap Khofifah.
 
"Terimakasih buat semua relawan PKH di seluruh Indonesia, kepada para relawan sosial yang lainnya TKSK, dan lainnya. Terimakasih atas seluruh dedikasi, pengabdian dan pengorbanan melayani masyarakat. Semoga menjadi amal jariyah panjenengan semua," pungkasnya.Ain/ana

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…