Dokumen Pasangan Ganjar-Mahfud Dinyatakan Lengkap, Lanjut ke Pemeriksaan Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bakal Capres dan Cawapres 2024 Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2023). SP/ JKT
Bakal Capres dan Cawapres 2024 Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2023). SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Persyaratan dokumen Ganjar Pranowo bakal calon presiden bersama Mahfud MD pasangannya sebagai bakal calon wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah dinyatakan lengkap.

“Dan sudah kami periksa, untuk dokumen persyaratan bakal pasangan calon yang didaftarkan pada hari ini, kami nyatakan lengkap dokumennya,” jelas Hasyim Asy’ari Ketua KPU.

Kemudian lanjut dia,  tahap berikutnya adalah melakukan verifikasi. Selain itu juga pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

“Insyallah akan dilakukan pada hari Ahad, tanggal 22 Oktober 2023 bertepatan dengan hari Santri. Jadi sudah dijadwalkan,” kata dia, Jumat (20/10/2023).

Sebelumnya, saat keduanya mendatangi kantor KPU, Ganjar sendiri ditemani oleh Siti Atiqoh Supriyanti istrinya. Sedangkan Mahfud MD bacawapres turut didampingi oleh Zaizatun Nihayati istrinya. M. Prananda Prabowo Putra Megawati yang juga Ketua DPP PDIP, dan Puan Maharani putrinya, juga hadir di sana.

Tak lupa, dalam pidatonya, Ganjar menyatakan, dengan visi misi serta program yang sudah disusun dan disiapkan, akan membawa Indonesia lebih maju.

“Kami beserta istri hadir di sini untuk menyerahkan dokumen bersama partai pengusung dan tentu saja bapak ibu dari komisioner KPU sudah menerima lengkap mudah-mudahan menjadi awal legalitas dipenuhi, dan Insyallah saya dan Pak Mahfud melalui visi misi dan program yang sudah kita siapkan akan cepat membawa Indonesia maju lebih lincah lagi, dan tentu mohon dorongan kepada masyarakat,” kata Ganjar di kantor KPU, Jakarta.

Dia pun yakin KPU akan jadi wasit yang netral. Bahkan bisa memberikan pelayanan yang terbaik.

“Dan tentu mohon dorongan kepada masyarakat dan mudah-mudahan KPU menjadi wasit yang Insyallah pasti paling netral, pasti paling bisa memberikan layanan terbaik dan kita persembahkan untuk kemajuan bangsa dan negara,” jelas Ganjar. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti fenomena kekeringan saat musim kemarau yang terus meluas turut melanda 5 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan…

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah mengantisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mengimbau masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih…

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kebakaran huran dan lahan (karhutla) di Gunung Ijen turut mempengaruhi sektor pariwisata Banyuwangi. Sejumlah hotel di…

Sembilan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG

Sembilan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG

Kamis, 17 Sep 2026 14:05 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Kota Kediri, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis…

Uang Gedung Rp1 Juta dan SPP Rp100 Ribu Dipersoalkan, Deni Wicaksono Minta Dindik Bertindak

Uang Gedung Rp1 Juta dan SPP Rp100 Ribu Dipersoalkan, Deni Wicaksono Minta Dindik Bertindak

Kamis, 17 Sep 2026 13:57 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 13:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Persoalan dugaan pungutan di sekolah negeri Jawa Timur kembali mencuat. Terbaru, sejumlah wali murid SMKN 1 Mojoagung, Jombang,…

Dinkes Banyuwangi Catat 28 Pasien Cuci Darah Berusia di Bawah 30 Tahun, Ini Pemicunya

Dinkes Banyuwangi Catat 28 Pasien Cuci Darah Berusia di Bawah 30 Tahun, Ini Pemicunya

Kamis, 17 Sep 2026 13:06 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi mencatat ada sebanyak 28 pasien masih berusia di bawah 30 tahun, harus menjalani…