Bobi, Anjing Tertua di Dunia Meninggal Dunia: Kisahnya Bikin Haru dan Penuh Pengorbanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bobi saat dinobatkan Guinness World Record sebagai anjing tertua di dunia. SP/ SBY
Bobi saat dinobatkan Guinness World Record sebagai anjing tertua di dunia. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar kematian anjing tertua di dunia bernama Bobi menggemparkan publik. Pasalnya, Bobi meninggal di usia 31 tahun 165 hari dan dinobatkan Guinness World Record sebagai anjing tertua di dunia sejak awal tahun 2023.

Bobi lahir di tahun 1992. Dia dipelihara oleh keluarga Costa yang tinggal di pedesaan Conqueiros, Leiria, Portugal. Bobi lahir sebagai satu dari empat anak anjing jantan. 

Sejak lahir, Bobi harus menghadapi kenyataan yang cukup sulit. Keluarga Costa merasa tak lagi mampu untuk memelihara Bobi karena anjing di rumahnya terlampau banyak.

Di masa itu, keluarga yang sudah memiliki hewan peliharaan terlalu banyak biasanya akan mengambil keputusan berat. Beberapa orang dewasa terpaksa akan mengubur hewan di dalam lubang untuk membunuhnya.

Namun, keberuntungan masih berpihak pada Bobi. Dia lolos dari nasib buruk itu karena bersembunyi di tumpukan kayu di bangunan lain tempat dia dilahirkan. 

Ketika anjing itu ditemukan oleh salah satu keluarga Costa bernama Leonel Costa, dia akhirnya merahasiakan keberadaan bobi sampai yakin ibu dan ayahnya membolehkan memeliharanya.

Seiring berjalannya waktu, Bobi ternyata dianugerahi umur panjang. Induk Bobi hidup sampai usia 18 tahun bersama keluarga Costa. Sementara anjing lainnya hidup sampai usia 22 tahun. 

Selama 31 tahun 165 hari, Bobi dan keluarga Costa hidup bersama. Anjing jompo itu juga mendapatkan banyak penggemar saat berita tentang rekor usianya di-publish oleh Guinness World Record.

Pada Mei lalu, Bobi merayakan ulang tahunnya yang ke-31. Di usia senjanya, Bobi memiliki kesehatan yang cukup baik, meski fisiknya sudah tak sebugar saat muda. 

Penglihatannya juga menurun dan kesulitan berjalan sehingga dia banyak menghabiskan waktu dengan berdiam diri di halaman rumah atau bersantai di depan api unggun.

Saat Bobi masih muda, dia senang menghabiskan waktunya untuk bermain dan menjelajahi hutan di sekitar tempat tinggalnya di desa Conqueiros. 

Kini, Bobi dikabarkan mati. Dia telah mengukir sejarah sebagai anjing yang paling lama hidup di Bumi.

“Bobi istimewa karena melihatnya seperti mengenang orang-orang yang merupakan bagian dari keluarga kami dan sayangnya sudah tidak ada lagi, seperti ayah saya, saudara laki-laki saya, atau kakek-nenek saya yang telah meninggal dunia,” kata Leonel Costa, Rabu (25/10/2023). sb-05/dsy

Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…