Perkembangan Teknologi Sebagai Ancaman Bagi Telkom

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pekerja yang membenahkan kabel milik Telkom
Pekerja yang membenahkan kabel milik Telkom

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Perkembangan teknologi yang semakin cepat lebih mengancam bagi perusahaan menurut Direktur PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Ririek Adriansyah. 

Ririek mengatakan dibandingkan dengan kompetitor, perkembangan teknologi lebih mengancam karena kompetitor hanya berupaya mengambil pangsa pasar Telkom sedangkan teknologi dapat mengeliminasi sesuatu, contohnya pelayanan seketika.

"Di Telkom ini yang berbahaya bukan kompetitor, tapi teknologi baru. Kalau kompetitor paling mau ngambil market share sedikit demi sedikit," ujarnya, Kamis (26/10/2023).

Ia memberikan contoh perkembangan teknologi yang terjadi adalah ketika munculnya layanan SMS maka layanan pager atau radio panggil hilang.

"Teknologi sangat berbeda, bisa mengeliminasi seketika. Saya lihat di sini yang umurnya di bawah 40 tahun, barangkali dulu ada namanya pager. Itu sampai tahun 90-an. Itu hilang begitu saja karena ada SMS," ujarnya.

Selanjutnya peralihan dari komunikasi berbasis suara ke data, atau panggilan seluler ke panggilan WhatsApp. Ririek menyatakan siklus pergantian ini terjadi dengan cepat. Oleh karena itu Ririek menekankan pentingnya adaptasi untuk menyesuaikan dengan zaman.

Tantangan lain di sektor teknologi informasi dan komunikasi adalah industri yang sangat menantang. Di satu sisi harga layanan data terus menurun, sementara volume konsumsi data terus naik.
"Mungkin rata-rata sekarang beli pulsanya sebulan tidak lebih mahal daripada satu cangkir kopi Starbucks. Itulah tantangan kita, penggunaan data, harga data terus menurun, volume konsumsi naik," pungkasnya. ac

Berita Terbaru

Payung Hukum Hampir Rampung, Perombakan Dua OPD Kota Mojokerto Segera Bergulir

Payung Hukum Hampir Rampung, Perombakan Dua OPD Kota Mojokerto Segera Bergulir

Kamis, 29 Okt 2026 12:22 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto bakal melakukan perombakan pada dua organisasi perangkat daerah (OPD). Ini menyusul payung hukum berupa…

Lewat ‘Sarapan Pecel’, Disdukcapil Madiun Optimalkan Layanan Publik Adminduk

Lewat ‘Sarapan Pecel’, Disdukcapil Madiun Optimalkan Layanan Publik Adminduk

Kamis, 29 Okt 2026 12:17 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) program "Sarapan Pecel", Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil…

Pemkab Magetan Gelar Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP

Pemkab Magetan Gelar Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP

Kamis, 29 Okt 2026 12:10 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akurat, dan akuntabel di tingkat desa dan kelurahan, ‎Pemerintah Kabupaten (…

Dari Tangki ke Kualitas Air, Electrolux Buka Mata Konsumen soal Pentingnya Pengurasan

Dari Tangki ke Kualitas Air, Electrolux Buka Mata Konsumen soal Pentingnya Pengurasan

Kamis, 29 Okt 2026 12:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebersihan air untuk mandi tidak hanya bergantung pada sumber air, tetapi juga kondisi perangkat yang digunakan untuk menampung dan m…

Cegah Penyimpangan, Pemkab Pantau Distribusi BBM di SPBU Pamekasan

Cegah Penyimpangan, Pemkab Pantau Distribusi BBM di SPBU Pamekasan

Kamis, 29 Okt 2026 11:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti agar antrian panjang bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tidak terulang kembali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat Festival Literasi 2026, Pemkab Madiun Dorong Minat Baca Siswa SD dan SMP

Lewat Festival Literasi 2026, Pemkab Madiun Dorong Minat Baca Siswa SD dan SMP

Kamis, 29 Okt 2026 11:31 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Lewat kegiatan Festival Literasi tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, berupaya mendorong minat baca siswa SD dan SMP,…