Satlantas Polres Jombang Droping Air Bersih 14 Ribu Liter ke Wilayah Terdampak Kekeringan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasat Lantas Polres Jombang AKP Nur Arifin mengisi bak milik warga dengan air bersih di Dusun Tondowesi Desa Klitih Kecamatan Plandaan. SP/ SAREP
Kasat Lantas Polres Jombang AKP Nur Arifin mengisi bak milik warga dengan air bersih di Dusun Tondowesi Desa Klitih Kecamatan Plandaan. SP/ SAREP

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Kemarau panjang tahun ini, mengakibatkan sejumlah desa di Kabupaten Jombang terdampak kekeringan kekurangan air bersih. Salah satunya di Dusun Tondowesi, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan. 

Masyarakat di Dusun Tondowesi, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, mengalami kesulitan air bersih sejak awal Oktober 2023. Ada sekitar 110 jiwa yang terdampak kekurangan air bersih. 

Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Nur Arifin mengatakan bantuan air bersih itu untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan di Dusun Tondowesi. 

"Tadi kita distribusikan 14 ribu liter air bersih yang disalurkan langsung ke masyarakat dusun Tondowesi, Desa Klitih," tuturnya, Kamis (26/10/2023) sore. 

Selain melakukan droping air bersih, Satlantas Polres Jombang juga menyerahkan bantuan sembako. 

Arifin berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga setempat yang menghadapi kesulitan dalam memperoleh air bersih. 

Ketua RT 04, Mudakir mengatakan masyarakat sangat bersyukur terhadap kepedulian Satlantas Polres Jombang, dengan mengirimkan bantuan air bersih. Sehingga dapat membantu masyarakat mengatasi masalah kekurangan air bersih. 

"Airnya nanti bisa membantu warga untuk memasak, maupun keperluan keluarga," kata pria berusia 58 tahun ini.

Menurutnya, kondisi kekeringan di wilayahnya sudah terjadi sejak awal Oktober 2023. Dan untuk memenuhi kebutuhan mandi, masak maupun minum warga saat ini mengandalkan bantuan air bersih. 

Karena saat ini kondisi air di sumur milik warga sudah mengering. "Kalau tidak ada bantuan air, kami (warga) ya cari air di sungai yang mengering. Untuk mandi maupun cuci baju. Sumur milik warga soalnya sudah kering gak ada airnya," tuturnya. Sarep

Berita Terbaru

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto mengaku akan mengejar harta para pejabat-pejabat korup yang disembunyikan hingga ke bunker-bunker.Prabowo…

Manajemen MBG Sedang Didandani

Manajemen MBG Sedang Didandani

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Presiden Prabowo Subianto disebut sedang memperbaiki manajemen Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya penggunaan anggaran. Upaya tersebut…

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap potensi keuntungan besar yang bisa didapat negara lewat pembentukan badan tersebut. Lembaga…

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Prabowo dalam rapat paripurna di DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026), menyoroti praktik berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal…

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI .COM: Oditur militer menghadirkan dokter spesialis bedah plastik Parintosa Atmodiwirjo dan dokter spesialis mata Faraby Martha sebagai ahli kasus…

Ada Situasi Khusus di Indonesia

Ada Situasi Khusus di Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 20:25 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com : Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira terkejut Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri rapat…