Air Sungai Welang di Pasuruan Tercemar, Pemkab Tindaklanjuti Hasil Uji Lab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengambilan sampel uji laboratorium di Sungai Welang Pasuruan yang diduga tercemar limbah pabrik PT Satoria. SP/ PSR
Pengambilan sampel uji laboratorium di Sungai Welang Pasuruan yang diduga tercemar limbah pabrik PT Satoria. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sungai Welang yang berada di Kabupaten Pasuruan diduga tercemar limbah pabrik PT Satoria Group. Menindaklanjuti masalah tersebut, langkah Pemkab Pasuruan pun melakukan uji laboratorium air yang tercemar dan hasilnya akan keluar minimal 2 pekan setelah pengambilan sampel air.

Pasalnya, hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) beberapa waktu lalu, bakal sangat menentukan. Terutama, berkaitan dengan penerapan sanksi bilamana hasil tersebut menguatkan indikasi sumber pencemar berasal dari limbah cair industri.

Mengingat, tim DLH Kabupaten Pasuruan sudah lebih dulu mengambil sampel di sungai Welang Desa Wrati, Kecamatan Kejayan. Beberapa hari kemudian, disusul langkah dari DLH Jawa Timur.

”Bagi masyarakat yang terdampak, sabar dulu. Uji lab DLH Jawa Timur masih menunggu minimal 14 hari, kalau diambilnya baru beberapa hari lalu, memang belum keluar hasilnya. Dari DLH Kabupaten Pasuruan juga belum keluar,” ungkap Pj Bupati Pasuruan Andriyanto.

Ia menegaskan, pemkab akan memberikan sanksi apabila memang hasil uji lab sampel air menunjukkan indikasi kuat adanya pencemaran. Oleh karenanya, Andriyanto mengatakan, pemerintah belum bisa melakukan tindak lanjut. Terlebih sebagaimana tuntutan warga yang ingin menutup saluran pembuangan limbah pabrik Satoria Group.

”Kami harus lihat dulu hasil uji laboratoriumnya seperti apa? Kandungan-kandungan di dalamnya apa saja? Itu jadi dasar kami melakukan tindak lanjut,” katanya, Minggu (29/10/2023).

Apabila nantinya hasil uji laboratorium menunjukkan indikasi kuat adanya pencemaran, Andriyanto mengatakan, akan menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Namun, Pemkab Pasuruan tidak bisa langsung menutup saluran pembuangan limbah. Melainkan, dengan memberikan teguran lewat surat peringatan lebih dulu. Semua, kata Andriyanto, ada mekanismenya.

”Mungkin melalui teguran SP 1, SP 2 dulu. Kalau teguran pertama bisa diselesaikan (keluhan warga), kenapa tidak,” ungkapnya. psr-01/dsy

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …