Gelar Prosesi Hari Jadi ke-754, Pemkab Sumenep Rayakan di Kota Tua Kalianget Timur

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 29 Okt 2023 15:33 WIB

Gelar Prosesi Hari Jadi ke-754, Pemkab Sumenep Rayakan di Kota Tua Kalianget Timur

i

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH didampingi istrinya Nia Kurnia Fauzi, menggunakan baju pengantin, saat Prosesi Perayaan Pembukaan Hari Jadi Kab. Sumenep, ke 754 di Kota Tua Kalianget Timur kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar acara pembukaan, Hari Jadi Kab. Sumenep ke 754  di halaman Kantor PT. Garam Kalianget, pada hari Sabtu, Kemarin tertanggal 28 Oktober 2023

Acara yang berlangsung dari pagi sampai siang itu terlihat sangat meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan prosesi  Arya Wiraraja dan Kirab Budaya.

Baca Juga: Akan Ada Tiga Orang Tersangka Lainnya

Pantauan media ini, kegiatan berlangsung dari pukul 07.00 sampai pukul 09.45 Wib, dengan rangkaian kegiatan diantaranya, santunan kepada 754 anak Yatim, Tari kolosal, prosesi Arya Wiraraja, Sambutan Bupati Sumenep, Dhammong Kreasi, Topeng Dalang, Parade Saronen, parade jeren serek, Kirab 7 Desa, Kirab Masyarakat umum, Tongtong Serek, Kereta Kencana, Kirab OPD dan Camat.

Namun, sebelum prosesi penobatan Arya Wiraraja sebagai Adipati Sumenep pertama di Kab. Sumenep, terlihat, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH didampingi istrinya, Nia Kurnia Fauzi dan jajaran Forkopimda di lingkungan pemerintahan Kab. Sumenep, bersama-sama ikut memberikan santunan kepada  754 anak yatim yang hadir pada acara kegiatan hari jadi ke 754 Kab. Sumenep.

Selanjutnya proses penobatan Arya Wiraraja menjadi agenda pertama dalam memperingati hari jadi ke 754 Kabupaten Sumenep, selain itu, kegiatan dimeriahkan dengan tari Muang sangkal.

Agenda yang menjadi sorotan publik dan mendapat  perhatian ribuan  masyarakat di Kab. Sumenep, turun ke jalan untuk  menyaksikan prosesi penobatan Arya Wiraraja yang digelar secara terbuka di halaman PT. Garam Kalianget Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH berperan sebagai Arya Wiraraja menggunakan pakaian khas Pengantin, didampingi istrinya, Nia Kurnia Fauzi, dan di ikuti oleh seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep dengan mengenakan pakaian khas Madura.

Baca Juga: Pengamat Politik Asal Sumenep, Apresiasi Putusan DKPP untuk KPU RI

Sungguh terlihat sangat mempesona, setelah selesai penobatan acara prosesi  Arya Wiraraja, Orang nomor satu di Kabupaten Sumenep itu, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.MH, didampingi istrinya, Nia Kurnia Fauzi terlihat layaknya pengantin baru. Senyum lepas keduanya terlihat sangat mempesona.

Apalagi, pada saat keduanya, menaiki kereta Kencana sorot ribuan mata fokus kepada dua insan yang sedang berbahagia di tengah berlangsungnya prosesi Arya Wiraraja tersebut.

Kebahagiaan yang juga disambut oleh jajaran Forkopimda, Camat dan Kades terlihat  sangat meriah, seperti hiphip hura, menaiki Kereta Kencana dan Jaran Kencak, berkeliling di seputaran kota tua PT Garam yang berada di desa Kalianget timur kabupaten Sumenep.

Selain itu, Sepanjang jalan dipenuhi Masyarakat yang terlihat sangat antusias melihat iring iringan orang Nomor satu di kabupaten Sumenep itu bersama jajaran forkopimda di lingkungan Kabupaten Sumenep.

Baca Juga: Direktur PT Sinar Megah Indah Perkasa di Sumenep Jadi DPO Polda Jatim

Saat reporter, Moh. Gozi Hafifillah Rahman, warga asal Kalianget, merupakan salah satu pengunjung di area pertunjukan yang sedang berlaga, mengaku sangat berterima kasih kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo SH, MH karena konsep dan kegiatan hari jadi yang ke 754 menjadi momentum bersejarah di Gedung tua yang ada di wilayah Kalianget Timur Kabupaten Sumenep

"Tema hari jadi yang ke 754 dengan tema ‘Masa Kejayaan’ dirasa sangat tepat diletakkan di Kalianget Timur, mengingat, sejak zaman Belanda, Gedung tua menjadi tempat transitnya masyarakat menuju ke pulau," imbuhnya, Minggu (29/10/2023).

“Untuk itu, kata dia, dengan adanya momentum ini mengingatkan kembali terhadap pentingnya sejarah kalianget Timur dan Gedung tua tersebut,” pungkasnya. Ar

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU