Kemenkeu Diminta Lunasi Utang ke Bulog Rp16 Triliun, Sri Mulyani: Tunggu Audit BPKP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. SP/ JKT
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kementerian Keuangan diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melunasi tagihan Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum Logistik) sebesar Rp16 triliun.  

Namun, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pembayaran tersebut baru akan dilakukan setelah audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).  

“Mekanisme kami adalah kami melakukan pembayaran sesudah audit BPKP," ujarnya, Selasa (07/11/2023).

Menurutnya, tidak ada masalah dalam proses tagihan menagih untuk Perum Bulog soal urusan beras. saat ini pun, Sri Mulyani telah meminta BPKP untuk mempercepat proses audit terhadap Perum Bulog yang dipimpin oleh Budi Waseso (Buwas) tersebut. 

“Seharusnya tidak masalah, karena Perum Bulog dan Bapanas mendapatkan penganggarannya dari mulai untuk impor beras dan operasi pasar dari dana perbankan yang akan kami bayarkan,” tutupnya. 

Disatu sisi, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, bahwa utang tersebut merupakan tagihan untuk urusan pengadaan beras cadangan beras pemerintah yang harus dibayarkan oleh Kementerian Keuangan. 

"Tadi arahan presiden (Jokowi), bahwa Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati) diminta segera melunasi tagihan Bulog yang terakumulasi Rp16 triliun," ujarnya.

Diketahui, untuk memenuhi kebutuhan beras pun, Perum Bulog sendiri memerlukan tambahan anggaran untuk pengadaan beras senilai Rp19,1 triliun. 

Sedangkan, kebutuhan tambahan anggaran tersebut, yaitu untuk tahap pertama Rp7,9 triliun, kemudian tahap kedua Rp8,4 triliun, dan tambahan terkait distribusi sebesar Rp 2,8 triliun. jk-05/dsy

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…