Bina Marga Masih Berharap Cair, SDA Pilih Realistis dan Sebutkan Dua Kegiatan Tunda Bayar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan jalan di Jalan Pahlawan pada Dinas PU Bina Marga ini hampir sudah selesai, tinggal menunggu keringnya cor dan memberikan urukan barem. SP/MUHAJIRIN
Pembangunan jalan di Jalan Pahlawan pada Dinas PU Bina Marga ini hampir sudah selesai, tinggal menunggu keringnya cor dan memberikan urukan barem. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Defisit anggaran yang terjadi di Pemerintah Kabupaten Lamongan menjadi momok mandegnya beberapa program prioritas. Bahkan sebagian Organisasi Perangkat Daerah sudah pasrah dan  pilih realistis tidak menjalankan program, sebagian OPD mengaku masih optimis kegiatannya bisa terbayar semua sampai akhir tahun ini.

PU Dinas Bina Marga misalnya,  masih berharap dan optimis semua kegiatannya bisa cair sesuai rencana, meski keadaan keuangan pemerintah kabupaten dalam kondisi tidak sehat. "Mudah-mudahan bisa terbayar semua di tahun ini mas," ujar Sujarwo Kepala Dinas PU Bina Marga saat dikonfirmasi surabayapagi.com, Selasa, (14/11/3023).

Saat didesak berapa kegiatan yang ada di PU Bina Marga, dan yang belum terbayar dan sudah terbayar, pria yang juga mantan jurnalis yang menjadi salah satu pejabat eselon II kepercayaan bupati ini, enggan menjawab pertanyaan dari surabayapagi.com.

Terpisah, Gunadi Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Lamongan, saat dikonfirmasi mengaku lebih realistis dan tidak mendesak pihak keuangan untuk mencairkan semua kegiatan yang ada di dinasnya, karena memang kondisi keuangan pemerintah dalam kondisi tidak sehat.

Meski demikian mayoritas kegiatan fisik dan non fisik di dinasnya mayoritas sudah terbayar sampai pertengahan November ini. "Sampai saat ini mayoritas kegiatan di dinas kami sudah terbayar,"ujarnya.

Kegiatan di dinasnya baik fisik atau non fisik ada sekitar 203 kegiatan. Dari jumlah itu lanjutnya, hanya ada dua kegiatan yang tertunda pembayaran dan akan di bayar pada tahun depan. "Ada dua kegiatan yang bayarnya akan dilakukan pada tahun depan SPM sudah kamu ajukan," ungkapan ya.

Dua pekerjaan yang tertunda pembayarannya kata Gunadi, adalah kegiatan pembangunan pengamanan pantai, dan rehabilitasi kanal banjir yang kalau ditotal keduanya mencapai Rp 1.846.332.050 (satu miliar delapan ratus empat puluh enam juta, tuga ratus tiga puluh dua ribu).

Sekedar diketahui,  kondisi keuangan daerah saat ini dalam kondisi tidak sehat, lantaran sejumlah suplay dana yang dari Pemerintah Pusat tersendat. "Iya benar kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam kondisi tidak sehat," kata Khusnul Yaqin Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.

Tersendatnya transferan dari pemerintah pusat itu salah satunya adalah dana bagi hasil. Karena kondisi keuangan yang tidak baik itu, sejumlah pelaksanaan kegiatan fisik dan non fisik yang sudah berjalan, atau yang sudah lelang sebagian pembayarannya akan ditunda tahun depan.

Agar ada kepastian pembayaran itu lanjutnya, organisasi perangkat daerah yang kebetulan ada kegiatan untuk tetap melakukan pengajuan SPM beserta kelengkapannya, setelah itu akan diterbitkan pengakuan hutang dari pemerintah kepada pihak ketiga/rekanan. "Prosesnya seperti itu, pemerintah tetap membayar yang menjadi tanggungannya, meski akan dibayar tunda pada tahun depan," terangnya.

Adapun kegiatan satuan kerja yang belum sampai dilaksanakan, ada kebijakan untuk ditunda penyerapannya, dan akan kembali dimasukan dalam APBD 2024 yang aman datang. "Ya terpaksa kalau ada program yang  masih rencana-rencana otomatis cancel gitu saja," jelasnya. jir

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…