Firli Bahuri, Bantah Terima Uang dari Eks Menteri Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua KPK Firli Bahuri saat memimpin konferensi pers operasi tangkap tangan (OTT) Pj Bupati Sorong, Yan Piet Mosso, di Gedung KPK, Selasa (14/11/2023).
Ketua KPK Firli Bahuri saat memimpin konferensi pers operasi tangkap tangan (OTT) Pj Bupati Sorong, Yan Piet Mosso, di Gedung KPK, Selasa (14/11/2023).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua KPK Firli Bahuri akhirnya mengklarifikasi rumor ia terima uang dari eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Firli membantah adanya penerimaan uang dari SYL yang diterima melalui ajudannya. Firli mengatakan ajudannya tidak hadir saat ia bertemu dengan SYL di lapangan bulu tangkis.

"Apakah betul ada ajudan saya yang menerima uang dari ajudan SYL, pasti tidak ada. Kenapa tidak ada? Tidak pernah ada ajudan saya di saat itu karena ajudan saya COVID dan itu bukan pertemuan. Dia datang sendiri ketika saya main bulu tangkis," jelas Firli di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2023).

Ia juga buka suara soal pengakuan Syahrul Yasin Limpo (SYL) pernah bertemu diengannya di rumah Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan. Firli membantah pengakuan dari SYL.

"Saya pastikan saya tidak pernah ketemu dia (SYL) di sana. Tapi nanti Anda akan lihat sendiri," kata Firli .

 

Banyak Isu

Firli mengatakan banyak isu yang menyebutnya bertemu dengan SYL di sejumlah lokasi. Dia hanya mengaku pernah bertemu dengan SYL di lapangan bulu tangkis.

"Pernah banyak yang ngomong ketemu di PTIK, ketemu di mana lagi. Seingat saya tidak. Tapi kalau Anda tanya apakah betul di lapangan bulu tangkis, pasti ada," ujar Firli.

 

Ajudannya Tidak Hadir

Firli mengatakan ajudannya tidak hadir saat ia bertemu dengan SYL di lapangan bulu tangkis.

"Apakah betul ada ajudan saya yang menerima uang dari ajudan SYL, pasti tidak ada. Kenapa tidak ada? Tidak pernah ada ajudan saya di saat itu karena ajudan saya Covid dan itu bukan pertemuan. Dia datang sendiri ketika saya main bulu tangkis," jelas Firli

Rumah Kertanegara Nomor 46 diketahui menjadi salah satu lokasi yang pernah digeledah penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK kepada SYL. Rumah itu disewa Firli Bahuri dari Ketua Harian PBSI Alex Tirta senilai Rp 650 juta per tahun.

 

Bantah Tunda-nunda Pemeriksaan

Firli membantah menunda-nunda pemeriksaan. "Tidak ada yang menunda-nunda. Saya pastikan tidak ada menunda-nunda," kata Firli saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2023).

Sebagai informasi, Firli dipanggil Polda Metro Jaya pada Selasa (7/11). Namun pemeriksaan batal karena Firli melakukan kunjungan kerja ke Aceh.

Polda Metro kemudian menjadwalkan untuk memeriksa Firli pada Selasa (14/11). Namun pemeriksaan kembali tertunda karena Firli mengaku akan menghadiri pemeriksaan Dewas KPK.

"Dewas memberi tahu ke kami tadi pagi, ada surat resmi ke kita bahwa hari ini Dewas rupanya ada kegiatan lain di Yogya kalau nggak salah. Ini ada suratnya," jelas Firli.

Firli mengaku sudah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk menunda pemeriksaannya. Dia berjanji akan memenuhi panggilan Polda Metro.

"Untuk pemenuhan saya di Polda Metro itu pun sudah kami komunikasikan dengan Karo Hukum. Nanti Anda ikuti dalam waktu dekat ini kita akan hadir untuk memenuhi panggilan dari Polda Metro Jaya," jelas Firli.

Firli juga membantah pernah mangkir dari panggilan Polda Metro Jaya terkait dugaan pemerasan kepada SYL. Dia mengaku selalu menyampaikan pemberitahuan kepada polisi terkait kegiatannya.

"Kalau dibilang mangkir nggak pernah mangkir sih. Kenapa saya katakan tidak mangkir? Karena ketidakhadiran kita beri surat, Kepala Biro Hukum, Pendamping KPK datang ke Polda Metro. Jadi tidak pernah mangkir," ujar Firli.

 

Minta Diperiksa di Bareskrim

Untuk itu, Firli minta pemeriksaan lanjutan di Bareskrim Polri pada tanggal 16 November 2023 esok. Hal ini diungkapkan Direskrimsus Polda Metro jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Selasa (14/11/2023).

"Kami telah menerima surat dari KPK RI terkait konfirmasi kehadiran FB selaku Ketua KPK RI untuk hadir keterangannya sebagai saksi di hadapan penyidik pada hari Kamis, 16 November 2023," ucap Ade Safri.

Terkait tempat pemeriksaan, lanjut Ade Safri, Ketua KPK meminta pemeriksaan dilakukan di Bareskrim Polri, yang nantinya akan disiapkan penyidik gabungan Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri.

"Kami telah siapkan penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim yang akan melakukan pemeriksaan terhadap FB di ruang riksa Dittipidkor Bareskrim Polri (lantai 6 gedung Bareskrim Polri) tanggal 16 November 2023," jelasnya.

 

Pengakuan SYL

Syahrul Yasin Limpo diduga pernah bertemu dengan Ketua KPK Firli Bahuri di rumah Kertanegara 46, Jakarta Selatan. SYL mengakui adanya pertemuan tersebut.

Pengakuan itu terjadi saat SYL telah menjalani pemeriksaan di KPK pada Senin (30/10). SYL awalnya dicecar wartawan soal dugaan pertemuan dengan Firli di rumah Kertanegara. "Iya, tanya Polda, tanya Polda," kata SYL. n jk/erc/cr2/rmc

Berita Terbaru

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik   ‎

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik  ‎

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berencana menambah 4.000 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) setelah proyek penerangan jalan dengan skema …

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari ) Ponorogo terus melakukan penanganan dugaan korupsi Tunjangan Perumahaan (TP) anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur menggelar Sarasehan Nasional untuk membahas rencana kebijakan standardisasi kemasan rokok…

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Momentum Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Dr. Edy Herwiyanto di ganjar enam penghargaan…

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi terkait kewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan mengantongi izin tertulis dari…

Pemkab Mojokerto Kebut Pengerjaan 9 Proyek Pengairan Senilai Rp 5,4 M

Pemkab Mojokerto Kebut Pengerjaan 9 Proyek Pengairan Senilai Rp 5,4 M

Rabu, 01 Jul 2026 16:50 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto resmi memulai pembangunan 9 proyek infrastruktur pengairan dengan total senilai Rp 5,4…